UNS Luncurkan Dana Abadi Rp 20,2 Miliar pada Dies Natalis ke-50

Universitas Sebelas Maret (UNS) meluncurkan Dana Abadi UNS dalam peringatan Dies Natalis ke-50 UNS di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram UNS, Jumat (8/5/2026). (Dok humas.uns/Fokusjateng.com)

Fokusjateng.com-SURAKARTA- Universitas Sebelas Maret meluncurkan Dana Abadi UNS sebagai langkah strategis memperkuat keberlanjutan pendidikan berkualitas di masa depan. Peluncuran dilakukan bertepatan dengan peringatan Dies Natalis ke-50 UNS di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram UNS, Jumat 8 Mei 2026 malam.

Peluncuran Dana Abadi UNS turut dihadiri jajaran pimpinan universitas, Majelis Wali Amanat (MWA), Senat Akademik, Dewan Profesor, pimpinan fakultas, Wali Kota Surakarta, hingga Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UNS.

Rektor UNS, Prof. Dr. Hartono mengatakan, dana abadi tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan pengembangan universitas di tengah tantangan global pendidikan tinggi.

“Pada momentum Dies Natalis ke-50 ini, UNS resmi meluncurkan Dana Abadi UNS sebagai langkah strategis untuk menjamin keberlanjutan pendidikan yang berkualitas di masa depan,” ujarnya.

Menurut Hartono, selama lima dekade UNS telah berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia melalui lulusan berkualitas, riset inovatif, serta pengabdian kepada masyarakat. Capaian itu juga tercermin dari meningkatnya reputasi UNS di tingkat nasional maupun internasional.

Ia menyebutkan, selama dua tahun terakhir UNS menjadi perguruan tinggi negeri dengan jumlah pendaftar terbanyak kedua nasional pada Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). Selain itu, dalam pemeringkatan global, UNS juga konsisten masuk 10 besar nasional.

Bahkan dalam pemeringkatan Times Higher Education World University Rankings 2026, UNS berada di posisi kedua nasional di bawah Universitas Indonesia.

Hartono menjelaskan, manfaat investasi Dana Abadi UNS akan difokuskan untuk mendukung beasiswa mahasiswa kurang mampu, pengembangan infrastruktur pembelajaran dan riset, penguatan kegiatan kemahasiswaan, hingga dukungan terhadap riset dan inovasi yang berdampak bagi masyarakat.

“Hingga saat ini Dana Abadi UNS telah terkumpul sebesar Rp20.217.502.856 yang berasal dari penempatan sisa RKAT tahun 2024 dan 2025,” jelasnya.

Dana tersebut, lanjutnya, telah mulai dikelola dengan mempertimbangkan aspek keamanan, likuiditas, imbal hasil, serta prinsip kehati-hatian. Bahkan manfaat awalnya sudah dirasakan melalui pemberian bantuan beasiswa kepada 23 mahasiswa.

Sementara itu, Ketua MWA UNS, Prof. Muliaman Darmansyah Hadad menegaskan pentingnya tata kelola yang transparan dan akuntabel dalam pengelolaan dana abadi tersebut.

“Dana Abadi UNS harus dikelola bukan hanya dengan kecermatan finansial, tetapi juga dengan kejernihan nilai agar manfaatnya kembali kepada misi luhur universitas dan masyarakat,” katanya.

Dukungan terhadap peluncuran Dana Abadi UNS juga disampaikan Ketua IKA UNS, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh serta Wali Kota Surakarta, Respati Achmad Ardianto.

Mereka menilai keberadaan Dana Abadi UNS dapat menjadi fondasi penting dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi, pengembangan riset dan inovasi, serta perluasan akses pendidikan bagi generasi muda di masa mendatang. (***/Thia)