FOKUSJATENG.COM, KARANGANYAR – Semangat kebersamaan dan gotong royong menyelimuti Balai Kelurahan Popongan pada Sabtu (7/3). Bupati Karanganyar, H. Rober Christanto, S.E., M.M., secara resmi membuka Bazar Ramadan yang diinisiasi oleh Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Popongan.
Acara ini tidak hanya sekadar ajang jual beli kebutuhan Ramadan, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan ekonomi lokal melalui wadah koperasi. Hadir mendampingi Bupati, Wakil Bupati Karanganyar H. Adhe Eliana, S.E., beserta jajaran pejabat daerah dan tokoh masyarakat setempat.
Koperasi Sebagai Motor Penggerak UMKM
Dalam sambutannya, Bupati Rober Christanto memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif KKMP. Ia menekankan bahwa koperasi merupakan pilar vital yang mampu menyentuh langsung denyut nadi ekonomi masyarakat bawah.
“Koperasi ini kita harapkan menjadi embrio perekonomian yang terus berkembang, mampu menggerakkan pelaku UMKM, serta memberikan dampak positif yang nyata bagi warga,” ujar Bupati Rober.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keberhasilan sebuah koperasi tidak lepas dari nilai luhur bangsa, yaitu gotong royong. Menurutnya, sinergi yang kuat antara pemerintah, pengurus, dan anggota adalah resep utama memperkuat ekonomi lokal di tengah tantangan zaman.
Dari Modal Terbatas, Tumbuh dengan Kebersamaan
Ketua Panitia, Taviv Warsono, mengungkapkan bahwa berdirinya KKMP Popongan didasari oleh semangat untuk meningkatkan kesejahteraan warga secara mandiri. Meski berangkat dari keterbatasan, dukungan kolektif masyarakat menjadi bahan bakar utama koperasi ini untuk bertahan dan berkembang.
“Dengan semangat kebersamaan, koperasi ini kami dirikan sebagai sarana memperkuat ekonomi masyarakat Popongan. Walaupun berawal dari modal yang terbatas, semangat pengurus dan dukungan masyarakat membuat kami terus melangkah maju,” jelas Taviv.
Harapan Miliki Gedung Mandiri
Dalam kesempatan tersebut, pihak pengurus juga menyampaikan aspirasinya kepada Pemerintah Kabupaten Karanganyar. Mereka berharap ke depannya KKMP dapat memiliki gedung sendiri yang representatif sebagai pusat kegiatan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat.
Pembukaan Bazar Ramadan ini diharapkan menjadi momentum penting bagi masyarakat Karanganyar untuk kembali menghidupkan budaya belanja di tetangga sendiri dan memperkuat jejaring ekonomi kerakyatan melalui koperasi. ( bre )
