Masalah Kesehatan, 14 Jemaah Haji Embarkasi Solo Dipulangkan

fokusjateng.com – BOYOLALI — Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo terpaksa memulangkan 14 jemaah calon haji (JCH) ke daerah asalnya dikarenakan mengalami gangguan kesehatan seperti dimensia. Mayoritas jemaah yang dipulangkan merupakan kelompok lanjut usia (lansia).

“Jemaah yang dipulangkan saat ini ada 14 orang, rata-rata lansia. Kami berharap tidak bertambah lagi,” kata Ketua PPIH Embarkasi Solo, Fitriyanto, Senin 27 April 2026.

Ia menjelaskan, pihaknya telah mengirimkan imbauan kepada pemerintah kabupaten/kota agar jemaah yang belum masuk Asrama Haji Donohudan dapat mengurangi aktivitas fisik sebelum keberangkatan.

“Jemaah diminta membatasi aktivitas, jangan terlalu capek. Kegiatan seperti walimatul safar yang sampai dua atau tiga hari sebaiknya dikurangi agar jemaah bisa cukup istirahat sebelum masuk asrama,” jelasnya.

Menurut Fitriyanto, jemaah yang saat ini dipulangkan masih berpeluang diberangkatkan kembali apabila kondisi kesehatannya membaik dan kursi penerbangan tersedia. Namun, jika dinyatakan tidak istitaah secara permanen, porsi keberangkatan dapat dilimpahkan kepada anggota keluarga inti untuk musim haji berikutnya.

Data Humas PPIH Embarkasi Solo menyebut hingga hari ketujuh operasional, pergerakan jemaah terus berlangsung. Sebanyak 19 kloter dengan total 6.835 jemaah telah tiba di embarkasi, sedangkan 16 kloter atau 5.731 jemaah telah diberangkatkan ke Tanah Suci.

Pada Senin 27 April, Embarkasi Solo dijadwalkan menerima kedatangan tiga kloter, yakni Kloter 20 asal Kabupaten Kendal pada pukul 06.00 WIB, Kloter 21 dari Kabupaten Kendal dan Kabupaten Semarang pada pukul 09.00 WIB, serta Kloter 22 asal Kabupaten Semarang pada pukul 19.00 WIB.

Di hari yang sama, pemberangkatan dilakukan terhadap empat kloter. Kloter 16 telah diberangkatkan pukul 01.05 WIB membawa jemaah asal Kabupaten Batang dan Grobogan. Selanjutnya, Kloter 17 berangkat pukul 09.15 WIB dari Kabupaten Batang, diikuti Kloter 18 pukul 14.00 WIB yang mengangkut jemaah dari Batang, Kendal, Grobogan, dan Pekalongan. Adapun Kloter 19 dijadwalkan berangkat pukul 22.15 WIB dari Kabupaten Kendal.

Untuk kondisi kesehatan, saat ini terdapat delapan jemaah yang menjalani perawatan. Lima di antaranya dirujuk ke RSUD Dr. Moewardi Solo, sementara tiga lainnya masih dalam observasi di poliklinik embarkasi. ( ist/*”)