Hujan Deras, Warga Pengging Tetap Gelar Salat Gerhana 

Fokus Jateng-BOYOLALI,– Ratusan umat muslim kawasan Pengging, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, Selasa 3 Maret 2026 menggelar salat gerhana bulan atau salat khusuf, meski dalam kondisi diguyur hujan deras.

Salat khusuf dilaksanakan di masjid bersejarah peninggalan PB X yakni Masjid Cipto Mulyo Pengging. Salat gerhana bulan ini dipimpin oleh Kepala KUA Kecamatan Banyudono, Muhammad Muslih. Salat tersebut dimulai sejak usai salat Isya. Muslih menjelaskan bahwa gerhana bulan telah dipastikan melalui perhitungan ilmu falak atau hisab.

“Berdasarkan ilmu falakiyah, antara Magrib sampai sekitar pukul 20.30o malam terjadi gerhana bulan,” ujarnya.

Ia menyampaikan, kepastian waktu gerhana tidak lepas dari perhitungan ilmiah yang telah lama digunakan dalam tradisi keilmuan Islam.

“Hal ini sesuai dengan keyakinan bil ilmi, yakni keyakinan yang didasarkan pada ilmu hisab atau ilmu falakiyah, sehingga kebenarannya tidak meleset,” jelasnya.

Berdasarkan data astronomi, gerhana bulan total 3 Maret 2026 dimulai sekitar pukul 15.42 WIB, memasuki fase total pada pukul 18.03 WIB, dengan puncak gerhana terjadi pukul 18.33 WIB, dan berakhir sekitar pukul 21.24 WIB.

Menurut Muslih, karena telah dipastikan secara ilmiah, umat Islam pun disyariatkan untuk melaksanakan salat gerhana sebagaimana yang dianjurkan Nabi Muhammad SAW ketika terjadi gerhana bulan maupun gerhana matahari. (yull/**)