BPJS Kesehatan Bersama Puskesmas Boyolali 1, Gelar Skrining Kesehatan Siswa Penerima MBG di SMA Negeri 1 Boyolali

Fokus Jateng-BOYOLALI, – Kegiatan “Sosialisasi Pengisian Skrining dan Pemantauan Kesehatan Siswa Sekolah Penerima MBG” menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa, guru, serta pihak terkait dalam melakukan deteksi dini kondisi kesehatan. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan partisipasi aktif dalam pengisian skrining kesehatan BPJS sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan secara mandiri, untuk itu perlu dilakukan kegiatan Sosialisasi Pengisian Skrining dan Pemantauan Kesehatan Sekolah Penerima MBG di SMA N 1 Boyolali.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan terbentuk budaya hidup sehat di lingkungan sekolah, tersedianya data kesehatan siswa yang akurat, serta meningkatnya efektivitas program MBG dalam mendukung tumbuh kembang siswa yang sehat, cerdas, dan produktif

BPJS Kesehatan bekerja sama dengan Puskesmas Boyolali 1 mengadakan kegiatan skrining kesehatan bagi siswa SMA Negeri 1 Boyolali. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya menjaga kesehatan sejak usia dini, karena investasi jangka panjang adalah kesehatan.

Pelaksanaan skrining kesehatan ini juga menjadi bagian dari langkah promotif dan preventif guna mendukung terciptanya generasi emas yang sehat dan produktif. Dalam kegiatan ini, siswa yang terdiri dari kelas 10 dan 11 menjalani pemeriksaan kesehatan dasar, mulai dari pengukuran tinggi dan berat badan, pemeriksaan tekanan darah, hingga pengecekan kondisi kesehatan secara umum. Selain itu, siswa – siswi juga mendapatkan edukasi mengenai penerapan pola hidup sehat.

Tak hanya itu, siswa – siswi diberikan pemahaman mengenai pentingnya deteksi dini kondisi kesehatan agar penanganan dapat segera dilakukan apabila ditemukan risiko penyakit tertentu.

Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Boyolali, Deddy Febrianto, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi bersama fasilitas kesehatan tingkat pertama dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih dekat dengan masyarakat, khususnya di lingkungan sekolah.

“Dengan dilaksanakannya kegiatan skrining kesehatan ini, kami berharap siswa di Sekolah SMA Negeri 1 Boyolali semakin peduli terhadap kondisi kesehatan mereka. Selain itu, kegiatan ini diharapkan menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dalam mendukung pelayanan kesehatan bagi berbagai kalangan, termasuk anak-anak,” jelas Deddy dalam keterangannya pada Kamis 25 Juni 2025.

Selain melakukan skrining kesehatan kepada siswa – siswi, BPJS Kesehatan Cabang Boyolali bersama Puskesmas Boyolali 1 juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga pola makan sehat, rutin berolahraga, serta menjaga kebersihan diri sejak dini. Hal ini dilakukan untuk memberikan fondasi kepada siswa demi peduli mengenai kesehatan dirinya sendiri.

Wakil Kepala Kesiswaan SMA Negeri 1 Boyolali, Widodo, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut dan berharap kolaborasi antara BPJS Kesehatan Cabang Boyolali dan Puskesmas Boyolali 1 dapat terus berlanjut serta dilaksanakan secara berkala agar siswa – siswi semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.

“Kami selaku pihak sekolah mengucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan Cabang Boyolali dan Puskesmas Boyolali 1 atas perhatian dan kepeduliannya terhadap kesehatan siswa – siswi kami. Kegiatan ini sangat bermanfaat karena selain mendapatkan pemeriksaan kesehatan, siswa – siswi juga memperoleh edukasi tentang pentingnya menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Widodo.

Melalui kegiatan skrining kesehatan ini, diharapkan siswa – siswi dapat tumbuh dengan kondisi kesehatan yang lebih baik sehingga mampu mendukung proses belajar secara optimal serta menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan nyaman. Tujuannya hanya satu menciptakan generasi muda yang peduli akan kesehatan dan menjadikan genenrasi muda ini menjadi generasi yang akan menjadi tulang punggung bangsa dan negara kelak. ( Ist /ta)