FOKUSJATENG.COM, KARANGANYAR – Nasib apes menimpa delapan orang pekerja pemanen padi di Dusun Geneng, Desa Jatisawit, Kecamatan Jatiyoso, Karanganyar. Sedang asyik memanen padi di sawah, mereka justru menjadi sasaran sengatan kawanan tawon pada Rabu (4/3) pagi sekitar pukul 09.00 WIB.
Kejadian bermula saat para pekerja sedang beraktivitas seperti biasa. Tanpa diduga, kawanan tawon menyerang mereka secara tiba-tiba. Akibatnya, delapan orang mengalami luka sengatan dan harus segera dilarikan ke Puskesmas Jatiyoso untuk mendapatkan perawatan medis.
Adapun kedelapan korban tersebut adalah:
-
Kiyem (70)
-
Timan (61)
-
Kijem (63)
-
Larni (65)
-
Wagimin (52)
-
Larni (67)
-
Samikem (67)
-
Adun (46)
Seluruh korban merupakan warga Dusun Geneng, RT 08, Desa Jatisawit. Beruntung, setelah mendapatkan penanganan medis, kondisi mereka dinyatakan stabil dan diperbolehkan pulang.
“Alhamdulillah, semua yang terkena sengatan tawon sudah diperbolehkan pulang dengan pemantauan. Jika nanti ada yang masih merasa sakit, disarankan segera kembali ke Puskesmas,” lapor petugas di lokasi kejadian.
Imbauan BPBD Karanganyar
Menanggapi peristiwa ini, Kepala Pelaksana BPBD Karanganyar, Hendro Prayitno, mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap keberadaan sarang tawon, terutama jenis Tawon Vespa yang dikenal berbahaya.
Hendro meminta warga tidak menangani sendiri jika menemukan sarang tawon yang berpotensi membahayakan keselamatan.
“Kami mengimbau warga masyarakat jika melihat ada rumah atau sarang tawon agar berhati-hati. Segera berkoordinasi dengan relawan setempat atau langsung menghubungi BPBD untuk penanganan lebih lanjut, terutama untuk jenis tawon vespa,” ujar Hendro.
Hingga saat ini, situasi di lokasi kejadian sudah kembali kondusif, namun warga tetap diminta waspada saat beraktivitas di area kerja. ( bre )
