BI buka layanan penukaran uang di halaman Masjid Ageng Boyolali

Fokus Jateng-BOYOLALI,-Bank Indonesia (BI) kembali membuka layanan pemesanan penukaran uang tunai rupiah mulai Selasa  24 Februari 2026 pagi. Sama seperti sebelumnya, pemesanan hanya dapat dilakukan secara daring atau online melalui layanan PINTAR BI.

Salah satu peserta, Dea Gema (27), mengaku proses penukaran uang baru tahun ini terasa lebih mudah dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah, pilih tempat bisa sesuai keinginan dan lumayan cepat, enggak seperti tahun-tahun lalu yang nge-warnya susah,” ujarnya disela menunggu antrean di halaman Masjid Geng Boyolali, Selasa.

Ia juga menilai sistem pemesanan melalui website PINTAR jauh lebih cepat dan praktis. “Website PINTAR juga lebih cepat dan mudah,” katanya.

Menurut Dea, uang baru masih menjadi bagian penting dalam tradisi Lebaran. Uang tersebut rencananya akan dibagikan sebagai Tunjangan Hari Raya (THR) untuk anak-anak dan sebagian diberikan kepada orang tua.

“Buat THR anak-anak. Dan sebagian dikasih ke orang tua. Sengaja tukar duluan daripada nanti kehabisan,” ungkapnya.

Layanan penukaran uang ini merupakan bagian dari program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 yang digelar Bank Indonesia.

Dalam rangkaian SERAMBI 2026 yang berlangsung hingga 15 Maret 2026, Bank Indonesia menyiapkan uang tunai layak edar sebesar Rp185,6 triliun.

Dari jumlah tersebut, Rp177 triliun dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan perbankan, termasuk penarikan tunai melalui ATM dan kantor cabang.

Sementara Rp8,6 triliun disiapkan khusus untuk layanan penukaran uang dengan nominal Rp5,3 juta per paket.

Rinciannya, satu orang dapat memesan sebesar maksimal masing-masing 100 lembar uang pecahan Rp 1.000, Rp2.000, Rp 5.000 dan Rp 10.000. Kemudian, maksimal masing-masing 50 lembar uang pecahan Rp 20.000 dan Rp 50.000 untuk mencapai total nominal Rp 5,3 juta tersebut.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Solo, Dwiyanto Cahyo Sumirat, menyampaikan apresiasi kepada perbankan serta seluruh mitra kerja atas dukungan dan kolaborasi dalam kegiatan SERAMBI 2026 di wilayah Solo Raya.

Menurutnya, sinergi tersebut diharapkan terus terjalin guna memastikan distribusi uang berjalan lancar, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Penukaran uang Rupiah dapat dilakukan di loket bank umum dan lokasi strategis yang telah ditetapkan pada periode 23 Februari hingga 13 Maret 2026.

Titik layanan tersebar di Solo, Boyolali, Sukoharjo, Karanganyar, Wonogiri, Sragen, dan Klaten.

Masyarakat diwajibkan melakukan pemesanan terlebih dahulu melalui aplikasi berbasis web PINTAR (Penukaran dan Tarik Uang Rupiah) di laman pintar.bi.go.id guna mengurangi antrean dan kepadatan di lokasi penukaran. Sama seperti penukaran sebelumnya, masyarakat wajib bergerak cepat jika tidak ingin kehabisan kuota pemesanan. Selain itu, BI tidak melayani penukaran uang secara luring atau langsung tanpa memesan terlebih dulu. ( yull/**)