FOKUSJATENG.COM-SOLO-Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke-81 mulai tampak di setiap sudut Kota Solo. Salah satunya di Kampung Notosuman RW 09, Kelurahan Jayengan, Kota Surakarta, Senin 3 Agustus 2026. Warga kampung setempat memoles gapura cukup menarik perhatian.
Inovasi warga ini mengandung makna yang sangat mendalam. Sebab mengandung makna motivasi dan keberagaman toleransi RAS etnis. “Ya, di kampung sini dihuni tiga ras, yaitu Banjar, Jawa, dan Cina,” tutur salah satu tokoh warga setempat, Eko Priyono.
Makna dari akulturasi budaya ini dihimpun menjadi satu kata, yakni “JARWONO”. “Kata ini diambil dari Banjar, Jawa dan Cino,” ungkap dia.
Lantas, dari kata “JARWONO” ini oleh warga dituangkan dalam sebuah lukisan gapura utama kampung sebagai simbol toleransi dan keberagaman. Harapannya adalah warga yang bermukim di kampung setempat hidup rukun dan damai. Saling menghargai dalam bingkai toleransi.
Jika dilihat dari dekat, gapura tersebut terdapat tulisan “JARWONO”. Kemudian gapura samping kanan dan kiri berbalut cat bermotif batik khas Solo. Kemudian terdapat portal yang bisa buka tutup bercat merah putih.
Bagian gapura terpasang umbul-umbul merah putih menambah semarak. Sedangkan samping kanan dan kiri terpasang umbul-umbul merah putih. Semarak hari kemerdekaan RI juga terlihat tulisan Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur dilengkapi angaka 81, simbol kemerdekaan RI tahun 2026. (*)
