FOKUSJATENG.COM, KARANGANYAR – Bupati Karanganyar, Rober Christanto, resmi melantik dan mengambil sumpah janji jabatan enam pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar pada Rabu (18/2/2026). Mutasi ini diharapkan menjadi motor penggerak baru bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengoptimalkan pelayanan publik.
Dalam prosesi pelantikan tersebut, para pejabat mengucapkan sumpah jabatan di bawah kitab suci Al-Qur’an, berjanji untuk setia pada UUD 1945 serta menjalankan peraturan perundang-undangan dengan penuh integritas dan tanggung jawab.
Daftar Pejabat yang Dilantik
Berdasarkan Keputusan Bupati Karanganyar Nomor 800.1.3.3/149 Tahun 2026, berikut adalah enam nama pejabat yang menduduki posisi baru:
| No | Nama Pejabat | Jabatan Baru |
| 1 | Sri Suboko, S.Sos., M.Si. | Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda |
| 2 | Bambang Djatmiko, S.Sos., M.Si. | Kepala Dinas Perhubungan |
| 3 | Hari Purnomo, S.Sos., M.Si. | Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik |
| 4 | Nugroho, S.Sos., M.M. | Asisten Administrasi Umum Setda |
| 5 | Aris Martopo, S.P., M.T. | Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Kemasyarakatan, dan SDM |
| 6 | Yoppi Eko Jati Wibowo, S.Sos., M.M. | Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga |
Arahan Bupati: Kerja Cepat di Bulan Ramadan
Dalam sambutannya, Bupati Rober Christanto menekankan agar para pejabat segera beradaptasi dan meningkatkan semangat kerja di tempat yang baru. Ia berharap para kepala OPD mampu memberikan kajian-kajian yang solutif demi kemajuan daerah.
“Saya berharap dengan pelantikan pagi hari ini, di masing-masing jabatan yang baru bisa lebih semangat, bisa menggerakkan di setiap OPD… benar-benar mengoptimalkan dan bisa bersama saya menciptakan Karanganyar baru yang lebih baik lagi,” ujar Rober Christanto.
Menariknya, pelantikan ini bertepatan dengan momentum menjelang bulan suci Ramadan 1447 H. Bupati menginstruksikan adanya tradisi baru berupa kegiatan mengaji bersama selama satu jam sebelum memulai aktivitas kerja bagi pegawai Muslim, serta kegiatan kerohanian bagi pegawai non-Muslim.
Analisis Pengamat: Mencari Formula Tepat
Menanggapi mutasi ini, pengamat pemerintahan lokal dari Lingkaran Dhalem Kabupaten, Jhon Intip, menilai langkah Bupati Rober merupakan bentuk kehati-hatian yang terukur. Meski sebagian pihak menilai pengisian jabatan ini terkesan lambat, Jhon melihat ada strategi besar di baliknya.
“Bupati sangat berhati-hati dalam menunjuk kepala OPD. Kesannya memang agak lambat, namun ini menunjukkan beliau sedang mencari formula yang tepat untuk mewujudkan visi ‘Karanganyar Baru’. Tujuannya adalah merangkul semua elemen untuk sesarengan mbangun Karanganyar,” ungkap Jhon.
Dengan formasi baru ini, masyarakat kini menanti gebrakan dari para pejabat tersebut untuk membawa perubahan nyata di Kabupaten Karanganyar. ( bre )
