Cegah Covid 19 Saat Nataru, Kebun Raya Indrokilo Boyolali Tutup 3 Hari

Kebun Raya Indrokilo

Kebun Raya Indrokilo Boyolali (KRIB), pada libur Natal dan tahun baru 2022), akan tutup selama tiga hari. (/Fokusjateng.com)

FOKUS JATENG-BOYOLALI-Pemkab Boyolali memastikan Kebun Raya Indrokilo Boyolali (KRIB), pada libur Natal dan tahun baru 2022), akan tutup selama tiga hari. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya serangan gelombang 3 pandemi covid-19.
“Kebun Raya Indrokilo Boyolali akan tutup di tanggal 25 dan 31 Desember 2021 serta tanggal 1 Januari 2022,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Boyolali, Lusia Dyah Suciati.
Sejauh ini Pemkab Boyolali masih menggratiskan tiket masuk obyek wisata KRIB. Namun untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung yang bisa menyebabkan terjadinya kerumunan, untuk mencegah penyebaran virus Corona atau COVID-19, pihaknya terpaksa harus mentup tempat wisata yang menjadi salah satu ikon Boyolali tersebut.
“Untuk yang tanggal 25 Desember 2021, selain untuk menghormati hari besar keagamaan Nasional, ditambah tanggal 31 Desember 2021 dan tanggal 1 Januari 2022, merupakan kebijakan Pemda (Boyolali) dalam upaya pencegahan pandemi Covid-19, juga antisipasi adanya kemungkinan pandemi Covid-19 varian omicron/ gelombang 3,” jelas Lusia.
Dijelaskan, KRIB tutup hanya dalam tiga hari itu. Tanggal 26 – 30 Desember tetap buka. Kemudian tutup lagi selama dia hari tanggal 31 Desember 2021 dan 1 Januari 2022. Tanggal 2 Januari sudah buka lagi.
Kebun Raya Indrokilo Boyolali yang berlokasi di Kelurahan Kemiri, Kecamatan Mojosongo, itu, mulai dibuka untuk menerima pengunjung pada pertengahan bulan Oktober 2021 lalu.
DLH juga melakukan pembatasan pengunjung dan dibagi tiga shift untuk menjaga protokol kesehatan dapat diterapkan dengan baik. Shift pertama mulai jam 08.00 – 11.00 WIB, kemudian shift kedua 11.00 – 13.00 WIB dan shift ketiga pukul 13.00 – 15.30 WIB.
Lusia menambahkan, untuk mendapatkan tiket masuk, dilakukan secara online melalui aplikasi Si Boy protokol kesehatan (Prokes) ketat tetap dijalankan. Pengunjung wajib memakai masker dan menjaga jarak. Saat masuk, pengunjung juga dicek suhu tubuhnya. Bahkan, pengunjung wajib sudah vaksin minimal satu dosis pertama. Sebagai upaya pengawasan, pelaksanaan, dan pengecekan pengendalian Covid-19, dilokasi tersebut juga diterapkan aplikasi PeduliLindungi.