Gali Makam, Warga Dukuh Banyudono Boyolali Temukan Batu Purbakala

Batu purbakala yang ditemukan warga Desa Dukuh Kecamatan Banyudono Boyolali. (Yulianto/Fokusjateng.com)

FOKUS JATENG-BOYOLALI-Gali makam, warga Desa Dukuh, Kecamatan Banyudono menemukan batuan purbakala yang diduga menjadi bagian dari sebuah bangunan.

Temuan batuan kuno berupa arca tersebut terjadi saat warga setempat menggali makam karena ada warga yang meninggal di makam desa setempat. Arca tersebut untuk sementara ditempatkan di halaman rumah salah satu warga.

Menurut Tugino (52), ketua Rt 24 Rw 2, Desa Dukuh, arca tersebut diduga merupakan benda purbakala. Arca yang ditemukan hanya bagian bawah atau tanpa kepala. Tingginya sekitar 60 cm dan lebar 40 cm. “Arca itu ditemukan saat penggalian makam karena ada warga yang meninggal pada Selasa (7/7),” katanya, Kamis (9/7/2020).

Penggalian makam tersebut, lanjut Tugino, dilakukan pada pukul 07.00 pagi bersama sejumlah warga lainnya. Saat penggalian pada kedalaman 50 cm, mata cangkul yang digunakan terantuk benda keras. Semula, benda tersebut dikira batu lumpang.

Selanjutnya dengan hati- hati, dilakukan sekitar batu tersebut. Ternyata terlihat batu bata ukuran besar. Di bagian tengahnya terdapat sebuah arca. Setelah berhasil diangkat ternyata sebuah arca dari batu. “Setelah diangkat ternyata hanya bagian bawah saja, kami tidak tahu untuk bagian atasnya,” ujarnya.

Pasca temuan tersebut sudah dilaporkan ke jajaran terkait melalui Pemerintah Desa Dukuh. Bahkan, petugas dari Pemkab Boyolali sudah datang dan melakukan penyelidikan serta pendataan. “Katanya mau dibawa ke museum, tetapi kapan kami tidak tahu. Kewajiban kami adalah melaporkan, selanjutnya tentu kewenangan dari pemkab,” pungkasnya.

JANGAN LUPA SUBSCRIBE, LIKE & SHARE VIDEO DI BAWAH INI!!!