Cabuli DP di Bawah Umur, Warga Karanganyar di Ringkus di Surabaya

Ungkap kasus pencabulan oleh Polres Karanganyar, Jumat 20 Oktober 2017. (Suroto/Fokusjateng.com)

FOKUS JATENG-BOYOLALI-Jajaran Polres Karanganyar berhasil menangkap pelaku pencabulan seorang siswi warga Karanganyar berinisial DP. Pelaku berinisial E (30) berhasil diringkus di Surabaya, sedangkan tersangka lainnya, EK (28) masih buron.

”Tersangka ditangkap di Surabaya oleh Satreskrim dan unit PPA pada 16 Oktober lalu. Baik itu DP, EK dan E merupakan warga Karanganyar, ” kata Wakapolres Karanganyar Kompol Prawoko kepada wartawan, Jumat 20 Oktober 2017.

Kasus itu terungkap setelah orangtua korban melapor ke polisi pada 28 Juni 2017 lalu. Korban menceritakan kepada orangtuanya setelah didesak, karena tak pulang seharian. Ternyata, DP bermalam bersama EK di Hotel Dewi Sri, Tasikmadu. Keduanya yang baru saja kenal, mengumbar nafsu terlarang di kamar hotel.

Kepada penyidik, DP awalnya bersama seorang pacar dan dua temannya berinisial IK dan Y di alun-alun Karanganyar pada 27 Juni lalu sekitar pukul 20.00 WIB. Setelah asyik nongkrong, mereka melanjutkan perjalanan ke Mojogedang. Di sana, mereka bertemu EK dan E yang mengajak pesta miras.

Hingga lewat tengah malam, mereka bubar sendiri-sendiri. Namun melihat kemolekan tubuh DP, niat bejat EK muncul untuk menodainya. Dia memboncengkan gadis di bawah umur itu menuju hotel untuk berhubungan intim.

”Di sana korban masih dalam pengaruh minuman keras. Meski pelaku mengaku hubungan suka sama suka, tapi korban adalah anak di bawah umur,” bebernya.

Pelaku dijerat Pasal 81 ayat 2 UU RI nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan UU RI nomor 23 Tahun 2002, tentang perlindungan anak, dengan pidana penjara paling singkat 5 tahun dab paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 5 miliar.