FOKUSJATENG.COM-BOYOLALI-Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) kolaborasi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menggelar kegiatan Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Pendopo Ageng Pusporonggo, Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah, pada Selasa, 14 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila.
Kegiatan dihadiri oleh Adik Sosongko selaku Anggota DPR RI Komisi XIII, Agus Irawan selaku Bupati Boyolali, Prof. Dr. Agus Moh. Najib, S.Ag., M.Ag., Suwarno, serta M. Fariz Febriharis. Acara diikuti oleh ratusan peserta yang berasal dari berbagai unsur masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, organisasi kemasyarakatan, dan relawan dari berbagai wilayah.
Acara diawali dengan laporan pelaksanaan kegiatan yang disampaikan oleh Prof. Dr. Agus Moh. Najib, S.Ag., M.Ag. Dalam laporannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila diharapkan lahir agen-agen perubahan yang mampu menjadi teladan dalam memperkuat persatuan, menumbuhkan semangat gotong royong, serta menjaga toleransi di tengah keberagaman bangsa.
Selanjutnya, Bupati Boyolali, Agus Irawan, menyampaikan sambutan dan mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut di Kabupaten Boyolali. Bupati berharap kegiatan ini dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun karakter bangsa yang berlandaskan Pancasila serta menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat.
Sebagai Keynote Speaker, Adik Sosongko, Anggota DPR RI Komisi XIII, menegaskan bahwa penguatan ideologi Pancasila merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa. Menurutnya, Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila memiliki peran strategis sebagai penggerak nilai-nilai kebangsaan, penjaga persatuan, serta mitra pemerintah dalam menghadapi berbagai tantangan di era digital.
Pada sesi materi, Prof. Dr. Agus Moh. Najib, S.Ag., M.Ag., Bapak Suwarno, dan M. Fariz Febriharis menyampaikan berbagai perspektif mengenai pentingnya penguatan karakter kebangsaan, implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, serta strategi membangun budaya kebajikan yang mampu memperkuat persatuan dan ketahanan bangsa. Para narasumber juga mengajak peserta untuk menjadi relawan yang aktif menyebarkan semangat persaudaraan, toleransi, dan cinta tanah air di lingkungan masing-masing.
Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme melalui sesi dialog interaktif antara narasumber dan peserta. Berbagai gagasan serta pengalaman dibahas sebagai upaya memperkuat implementasi nilai-nilai Pancasila dalam menghadapi tantangan sosial, budaya, dan perkembangan teknologi di era modern.
Melalui kegiatan Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila ini, diharapkan seluruh peserta dapat menjadi pelopor dalam menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila di lingkungan keluarga, organisasi, dan masyarakat. Dengan demikian, semangat kebangsaan, persatuan, dan gotong royong akan terus terjaga demi mewujudkan Indonesia yang maju, berdaulat, adil, dan makmur berdasarkan Pancasila. (*)
