Fokus Jateng-BOYOLALI,-Bocah berusia 8 tahun di Boyolali terseret arus deras saat bermain dan mandi bersama seorang temannya di saluran irigasi. Korban berinisial AFH warga Dukuh Sokorejo RT 03 RW 01, Kelurahan Tawangsari, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali itu hilang saat bermain di saluran irigasi persawahan di desa setempat.
Informasi yang terhimpun insiden hilangnya bocah berusia 8 tahun, terjadi pada Rabu siang 1 Juni 2026 sekira pukul 16.30. Saat itu korban berinisial AFH tengah bermain bersama seorang temannya di saluran irigasi.
Setelah dilakukan pencarian oleh warga, korban ditemukan sekitar 200 meter dari lokasi awal kejadian dan sempat dibawa ke bidan desa serta dirujuk ke RS Indriati. Namun, berdasarkan pemeriksaan medis, korban dinyatakan telah meninggal dunia.
Kasi Humas Polres Boyolali AKP Winarsih, membenarkan adanya kejadian tersebut. Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian terhadap keselamatan anak guna mencegah terulangnya peristiwa serupa.
“Kejadian tersebut menjadi perhatian sekaligus pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak saat beraktivitas di sekitar sungai maupun saluran irigasi,” katanya.
Dijelaskan, laporan kejadian diterima Polsek Teras pada Kamis 2 Juli 2026 pukul 09.00 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Teras segera mendatangi lokasi kejadian dan rumah duka, melakukan olah tempat kejadian perkara, meminta keterangan para saksi, serta melakukan penyelidikan. Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menyatakan menolak dilakukan autopsi dengan membuat surat pernyataan. Ia menambahkan, Polsek Teras telah menerima laporan dan melakukan penanganan sesuai prosedur.
“Berdasarkan hasil penyelidikan, korban diduga terseret arus deras di pintu bukaan saluran irigasi yang memiliki kedalaman sekitar dua meter,” katanya. (Ist/**)
