Kuota Haji Boyolali 2026 Naik menjadi 950 Jemaah.

Fokus Jateng – BOYOLALI,-Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Boyolali memastikan kuota jamaah haji tahun 2026 mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Total kuota haji Boyolali pada 2026 tercatat sebanyak 940 orang, angka yang dinilai cukup besar jika dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya sebanyak 768 orang.

Kepala Kantor Kementrian Haji dan Umroh Kabupaten Boyolali, Sauman, menyatakan bahwa kuota haji untuk Boyolali sebanyak 950 orang. Namun, karena masih ada proses jemaah yang menetap di luar Boyolali, maka kuota yang tersedia saat ini adalah 940 orang, termasuk 5 petugas haji untuk tahun 2026.

“Kemarin sebenarnya 941 orang yang sudah terdaftar, tapi ada yang meninggal, jadi tinggal 940 orang,” kata Sauman, Rabu 8 April 2026.

Dijelaskan kuota haji tahun 2026 meningkat karena Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 yang berbasis waiting list.

“Jadi, semua provinsi di Indonesia menggunakan sistem waiting list, sehingga kuota haji tahun 2026 meningkat,” katanya.

Dia melanjutkan, jemaah haji Kabupaten Boyolali tahun ini terbagi dalam 4 kloter, yakni kloter 55, 56, 57, dan kuota 81 atau kloter gabungan bersama daerah lain.

“Kuota 81 ini merupakan gabungan dari daerah lain,” lanjutnya.

Sauman menambahkan kesiapan penyelenggaraan haji di daerahnya telah dipersiapkan cukup matang. Seluruh hak dan kewajiban calon jemaah sudah terlaksana, termasuk manasik haji serta buku panduan. Saat ini, pihaknya hanya menunggu jadwal keberangkatan jemaah ke Tanah Suci.

“Kami di Boyolaki seluruh rangkaian hak dan kewajiban jemaah sudah terlaksana, tinggal nunggu koper. Dari Semarang saat ini didahulukan kloter awal, semoga secepatnya Boyolali bisa datang,” pungkasnya. (yull/**)