Identitas Musterius Korban Meninggal Kecelakaan Beruntun di Tol Boyolali, akhirnya Terungkap 

Fokus Jateng -BOYOLALI – Pengemudi Toyota Calya yang meninggal dunia akibat kecelakaan beruntun pada Jumat 3 April 2026 pukul 04.00 WIB. di Km 478.200 Ruas Tol Semarang-Solo jalur A akhirnya terungkap.

Hal tersebut diungkapkan oleh pihak kepolisian setelah sebelumnya identitas korban belum diketahui.

Korban diketahui bernama Raden Mas Agra Dehadiningrat (32), warga Jalan Raya Kepandean, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal.

“Korban merupakan pengemudi mobil Toyota Calya yang saat kejadian tidak membawa penumpang,” kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Boyolali, Iptu Bambang Nova, Jumat, 3 April 2026.

Ia menjelaskan bahwa korban merupakan satu-satunya korban meninggal dunia dalam kecelakaan beruntun tersebut.

Saat ini, jenazah korban telah dievakuasi dan berada di RSUD Pandan Arang Boyolali untuk penanganan lebih lanjut. Sementara itu, korban lain yang terlibat dalam kecelakaan, yakni pengemudi dan penumpang mobil Toyota Kijang Super, dilaporkan mengalami luka ringan.

“Mereka kini masih menjalani perawatan di RS Indriati Boyolali.”

Sebelumnya diberitakan, lima mobil terlibat kecelakaan beruntun di Km 478.200 Ruas Tol Semarang-Solo jalur A pada Jumat 3 April 2026 pukul 04.00 WIB.

Kecelakaan tersebut mengakibatkan seorang pengemudi mobil Toyota calya meninggal dunia.

Informasi yang terhimpun, kecelakaan yang melibatkan lima kendaraan bermotor) KBM) yakni Mobil Toyota Calya, Toyota Kijang Super, Toyota Inova, truk serta satu bus tersebut, bermula saat mobil Calya melaju di lajur dua dari arah Semarang menuju Solo. Kendaraan tersebut kemudian menabrak truk yang berada di depannya.

Akibat dihantam bus, Toyota Calya terdorong ke lajur 1 dan ditabrak Kijang Super dan Innova. Akibatnya, KBM Toyota Kijang Super terbalik di lajur 1, sedangkan Innova berhenti di lajur 2.

Sementara Toyota Calya kembali terlempar ke posisi lajur 2 setelah benturan dengan Kijang Super.

 Iptu Bambang Nova, mengimbau kepada para pengguna jalan tol untuk selalu memperhatikan kondisi fisik saat berkendara, terutama dalam perjalanan jarak jauh.

“Himbauan kami, jika lelah saat mengemudi, sebaiknya beristirahat di rest area terdekat atau keluar exit tol terdekat,” pungkasnya. ( yull/**)