FOKUSJATENG.COM, KARANGANYAR – Bagi para perantau asal Karanganyar, momen mudik Lebaran bukan sekadar perjalanan pulang, melainkan upaya menjemput kembali kenangan masa kecil yang mulai memudar. Memahami kerinduan kolektif tersebut, Perusahaan Umum Daerah (PUD) Aneka Usaha melalui tangan dingin sang Direktur, Samidi, ST, MAP, telah menyiapkan sebuah “mesin waktu” yang siap membawa pengunjung kembali ke masa lalu.
Pabrik Gula (PG) Tasikmadu, yang merupakan ikon sejarah Bumi Intanpari, kini telah disulap menjadi destinasi hiburan keluarga bertajuk “Gebyar Jaburan Syawal 1447 H”. Bertempat di kawasan De’Tasikmadoe Heritage, festival ini hadir sebagai oase budaya dan kuliner di tengah libur Idul Fitri.
Menjaga Memori Kolektif Melalui Sejarah Lokal
Direktur PUD Aneka Usaha, Samidi, menjelaskan bahwa konsep wisata kali ini menitikberatkan pada kekayaan sejarah lokal Karanganyar. Menurutnya, wisata bukan hanya soal visual, tapi juga rasa dan nostalgia.
“Kami ingin menawarkan sesuatu yang berbeda bagi para pemudik. De’Tasikmadoe bukan sekadar gedung tua, tapi simbol sejarah ekonomi dan sosial warga. Lewat konsep sejarah lokal ini, kami ingin mengajak perantau mengingatkan kembali memory kolektif mereka pada tanah kampung halaman,” ujar Samidi.
Dari Kereta Uap hingga Jajanan Pasar
Dalam poster resmi yang dirilis, acara ini akan berlangsung mulai 22 hingga 29 Maret 2026. Berbagai suguhan menarik telah disiapkan untuk memanjakan mata dan lidah pengunjung:
-
Wisata Ikonik Kereta Uap: Pengunjung bisa menikmati sensasi berkeliling area pabrik menggunakan kereta tua yang melegenda. Cukup dengan tiket Rp15.000, suara peluit kereta akan membangkitkan suasana klasik tempo dulu.
-
Kuliner Jajan Pasar: Kerinduan akan cita rasa tradisional akan terobati dengan deretan stand kuliner yang menyajikan berbagai penganan khas yang kini mulai sulit ditemui di kota-kota besar.
-
Festival Dolanan Bocah: Agar generasi masa kini tidak melupakan akar budayanya, pengelola menyediakan wahana dan workshop dolanan anak, seperti egrang, gasing, hingga congklak.
-
Pentas Seni & Budaya: Pengunjung juga akan disuguhi penampilan memukau mulai dari Reog Ponorogo, Tari Tradisional, hingga Wayang Bocah di panggung utama.
Tiket Terjangkau untuk Keluarga
Menariknya, kemeriahan ini bisa dinikmati dengan biaya yang sangat ramah di kantong. Tiket masuk kawasan hanya dibanderol sebesar Rp10.000. Bagi yang ingin paket lengkap termasuk naik kereta, tersedia paket bundling senilai Rp18.000.
Bagi Anda yang sedang merencanakan rute mudik ke Karanganyar atau Solo sekitarnya, De’Tasikmadoe Heritage dengan semangat “Gebyar Jaburan 2026” layak masuk ke dalam daftar kunjungan wajib. Selain berwisata, Anda turut menjaga agar api kebudayaan dan sejarah lokal tetap menyala. ( bre )
