11 Atlet Panahan Boyolali Siap Berlaga di Porprov

Wakil ketua umum KONI Boyolali, Rima Kusuma(tengah) melakukan monitoring atlet Panahan Boyolali saat latihan di kompleks kebogiro, Cepogo, Minggu (26/7/2026) (Dok/Fokusjateng.com)

Fokus Jateng- BOYOLALI,-Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kabupaten Boyolali mengintensifkan pelatihan bagi atlet panahan sebagai persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov)Jawa Tengah ke XVII tahun 2026. KONI Boyolali menargetkan peningkatan perolehan medali dibanding ajang sebelumnya.

Diketahui ada 36 cabang olahraga telah lolos seleksi, Salah satu cabang olahraga yang sudah lolos seleksi di babak kualifikasi Porprov adalah panahan dengan mengikutsertakan 11 atlet.

 “Untuk cabang panahan ada empat divisi dan sudah dimulai training center pada bulan Juni lalu hingga sekarang sudah 40 persen dan saat ini sudah sampai tim persiapan khusus spesifik ke tehnik panahannya,” kata pelatih panahan, Husen Fadela. Senin 27 Juli 2026.

Dijelaskan ada 11 atlet diantaranya terdiri dari satu berbo putri, tiga nasional putri, satu kompon putri, tiga kompon putra dan satu rikef putra. Para atlet itu secara rutin berlatih di kawasan kompleks olahraga kebogiro, Cepogo, Boyolali.

“Harapannya bisa sesuai target dari perpani yaitu satu perak satu emas dan satu perunggu,” ujarnya.

Senada, Wakil ketua umum KONI Boyolali, Rima Kusuma, menjelaskan seluruh atlet semakin mengintensifkan latihan dan terprogram dalam mempersiapkan Porprov Jateng 2026.

“kami sudah membentuk tim untuk melakukan pembinaan dan monitoring serta evaluasi disetiap cabang. Dan hari ini kami melakukan monitoring dan evaluasi  cabang olahraga panahan di Kompleks kebogiro, Cepogo, Boyolali,” kata Rima.

Menurutnya kesiapan para atlet secara umum, saat ini dalam kondisi yang baik dan terus mengalami peningkatan. Dalam gelaran olahraga bergengsi se provinsi, diakuinya persiapan KONI Boyolali memang mepet. Namun demikian, masing-masing cabor diberikan target tinggi untuk mendapatkan medali.

“Untuk panahan targetnya dari Perpani itu satu emas satu perak dan satu perunggu, namun kami dari KONI berharap kalau bisa lebih dari itu, minimal dua emas lah,” pungkasnya. ( yull/**)