Fokus Jateng-BOYOLALI,-Harga sejumlah kebutuhan pokok, dua pekan jelang lebaran mulai merangkak naik. Salah satu komoditas yang mengalami lonjakan paling signifikan adalah cabai rawit merah yang kini menembus harga sekitar Rp 95.000 per kilogram di sejumlah pasar tradisional di Boyolali l
Dian, seorang pedagang cabai di Pasar Pengging mengatakan harga tersebut sudah bertahan selama beberapa hari terakhir dan belum mengalami perubahan.
“Kalau harga cabai rawit merah sekarang masih di sekitar Rp95 ribu per kilo, sudah beberapa hari ini segitu, belum ada kenaikan atau penurunan. Biasanya kalau curah hujan tinggi memang harganya naik, nanti kalau hujannya sudah berkurang biasanya harga ikut turun,” ujarnya. Senin 9 Maret 2026.
Sementara itu, untuk jenis cabai lainnya harga masih relatif stabil. Cabai merah besar dijual sekitar Rp30.000 per kilogram, sedangkan cabai keriting hijau sekitar Rp20.000 per kilogram.
Selain cabai, harga bawang juga masih tergolong tinggi. Bawang merah saat ini dijual sekitar Rp40.000 per kilogram, sedangkan bawang putih berkisar Rp32.000 per kilogram.
Kenaikan juga terjadi pada beras. Asih, pedagang beras di Pasar Pengging menyebutkan harga beberapa jenis beras mulai merangkak naik menjelang Lebaran.
“Kalau beras dua minggu menjelang Lebaran ini sudah mulai naik. Jenis IR 64 yang sebelumnya Rp14 ribu sekarang sekitar Rp14.500, kalau mentik dari Rp17 ribu sekarang sudah Rp18 ribu. Beras premium juga naik dari Rp15 ribu menjadi Rp16 ribu,” jelasnya.
Saat ini, beras campuran IR 64 dan mentik wangi menjadi salah satu jenis yang cukup diminati pembeli. Untuk kemasan lima kilogram, beras jenis ini dijual sekitar Rp75.000.
Sementara itu, beras kemasan untuk keperluan zakat ukuran tiga kilogram dijual mulai harga Rp43.000 untuk jenis beras C4.
Para pedagang mengatakan kenaikan harga bahan pangan menjelang Idulfitri merupakan fenomena yang selalu terjadi setiap tahun, hal itu seiring meningkatnya permintaan masyarakat akan kebutuhan pokok. ( yull/**)
