FOKUSJATENG.COM, KARANGANYAR – Merayakan hari jadi yang ke-62, Pengadilan Agama (PA) Karanganyar melakukan langkah progresif dengan meresmikan Ruang Multimedia sebagai pusat layanan dan edukasi masyarakat. Inovasi ini menjadi upaya nyata PA Karanganyar untuk bertransformasi menjadi lembaga yang lebih inklusif dan solutif.
Ketua PA Karanganyar, Muh Anton Dwi Putra, menegaskan bahwa fasilitas baru ini memiliki fungsi strategis selain untuk kepentingan internal. Ruang tersebut akan menjadi kanal sosialisasi agar masyarakat memahami bahwa cakupan layanan PA jauh lebih luas dari sekadar urusan perceraian.
Lebih dari Sekadar Urusan Perceraian
Selama ini, terdapat stigma kuat di masyarakat yang menganggap Pengadilan Agama identik dengan perpisahan. Melalui fasilitas multimedia ini, PA Karanganyar ingin mengenalkan layanan lain seperti:
-
Sosialisasi persidangan elektronik (e-court).
-
Layanan mediasi perkara.
-
Penanganan sengketa ekonomi syariah.
“Kami ingin memperkenalkan kepada masyarakat bahwa PA tidak hanya mengurusi perceraian. Kami harus menjadi lembaga peradilan yang memberikan solusi terakhir melalui mediasi,” ujar Anton.
Soroti Dampak Judi Online dan Pinjol
Dalam kesempatan tersebut, Anton juga memaparkan tren kasus yang masuk ke PA Karanganyar. Menariknya, ia menyebutkan bahwa akar permasalahan ekonomi keluarga saat ini mulai bergeser. Selain masalah finansial klasik, munculnya fenomena judi online dan pinjaman online (pinjol) kini menjadi pemicu utama keretakan rumah tangga di Karanganyar.
Apresiasi dari Forkopimda
Bupati Karanganyar, Rober Christanto, yang hadir bersama jajaran Forkopimda memberikan apresiasi tinggi. Ia berharap di usia yang ke-62 ini, PA Karanganyar tidak justru mencatat kenaikan angka cerai, melainkan memperkuat fungsi mediasi.
“Dengan adanya ruang multimedia ini, kami harap masyarakat bisa lebih tenang dan mencari jalan tengah, tidak langsung menjadi penuntut perceraian,” ungkap Rober.
Rangkaian Kegiatan HUT ke-62
Selain peresmian ruang multimedia, perayaan HUT kali ini juga diwarnai dengan berbagai aksi nyata:
-
Public Campaign: Sosialisasi komitmen meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
-
Aksi Sosial: Pembagian takjil kepada masyarakat sekitar.
-
Buka Bersama: Sebagai momen mempererat silaturahmi antar-aparatur dan pemangku kepentingan.
Dengan berbagai inovasi ini, PA Karanganyar berkomitmen untuk tidak hanya menjadi lembaga pengambil keputusan hukum, tetapi juga ruang edukasi dan solusi bagi problematika hukum masyarakat Karanganyar. ( he/bre )
