Fokus Jateng-BOYOLALI,-Seekor sapi betina milik warga di Dukuh Gedangan, RT 07, RW 01, Desa Pusporenggo, Kecamatan Musuk, terperosok ke dalam septic tank sedalam dua meter. Sapi berumur dua tahun dengan berat lebih dari 400 kilogram itu akhirnya berhasil dievakuasi dengan selamat menggunakan alat berat ekskavator.
Pemilik sapi, Subari (62), saat dihubungi pada Jumat 19 September 2025, menjelaskan, sekitar pukul 08.30, dia meminta tetangganya untuk memindahkan sapi ke kandang depan, karena kandang belakang akan dibersihkan. Namun belum sampai ke kandang depan. Sapi itu berontak lalu kabur ke arah selatan.
Tanpa diduga setelah lari sekitar 200 meter dari kandang, sapi besar itu terperosok ke kedalam lubang septic tank.
“Sapinya dua, yang nuntun juga dua orang, yang besar kemudian lari pas mau pindah di kandang baru dekat rumah,” katanya di lokasi kejadian.
Sapi betina berumur 2 tahun itu terperosok ke dalam lubang septic tank berdiameter 1,5 meter dengan kedalaman lebih dari 2 meter milik tetangganya bernama Jumali.
“Lalu anak saya panggil damkar, warga juga banyak yang datang untuk melihat sapinya,” ujar Subari.
Sapi tersebut hanya bisa terduduk akibat lubang yang sempit serta kaki bagian belakang terperosok di sela-sela lubang penampungan kotoran.
Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boyolali bersama Petugas Damkar berusaha mengevakuasi sapi.
Tempat sempit serta bobot sapi yang berat menjadi kendala tim gabungan untuk melakukan evakuasi.
Hingga menjelang tengah hari, sapi belum berhasil dievakuasi, petugas bahkan mendatangkan ekskavator untuk mengevakuasi.
Kasi logistik dan Kedaruratan BPBD Boyolali Rima Kusumaningrum mengatakan berbagai upaya dilakukan untuk mengevakuasi, bahkan warga sekitar juga ikut membantu petugas untuk bersama sama mengeluarkan sapi dari dalam lubang.
“Karena berbagai cara belum berhasil, maka untuk memudahkan kita mendatangkan alat berat berupa ekskavator,” katanya.
Menggunakan alat berat, tanah di samping septic tank dikeruk untuk memudahkan evakuasi. Kemudian bagian perut sapi seberat 400 kilogram diikat dengan tali menyilang, lalu tali itu ditarik dengan alat berat ekskavator.
“Alhamdulillah, akhirnya sapi berhasil dievakuasi dengan selamat,” pungkas Rima. ( yull/**)
