Horeee… Bank Indonesia Solo Buka Layanan Penukaran Uang Pecah Baru di Boyolali

Penukaran uang pecahan baru oleh Bank Indonesia Solo di Pemkab Boyolali. (Yulianto/Fokusjateng.com)

FOKUS JATENG-BOYOLALI-Kantor Perwakilan Bank Indonesia Solo (KPw BI Solo) membuka layanan kas keliling yang menyediakan uang rupiah pecahan kecil untuk masyarakat. Layanan ini diselenggarakan dengan menggunakan mobil yang mengambil lokasi di halaman Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Boyolali, pada Senin (20/5).

Dijelaskan Asisten Manajer KPw BI Solo, Andi Rahmat bahwa BI menggandeng perbankan yang ada di Kabupaten Boyolali, Kantor Pos serta Kantor Pegadaian untuk membuka layanan penukaran uang menjelang Lebaran. Selain masyarakat bisa menukarkan di kantor bank yang telah ditunjuk, BI Solo juga melayani masyarakat dalam layanan penukaran di Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali dengan mengajak lima perbankan yakni Bank Jateng Cabang Boyolali, BRI, BNI, Bank Mandiri, dan BPR Guna Daya Boyolali.

“Kita menyiapkan uang pecahan kecil dari Rp 20 ribu sampai Rp 2.000. Tapi untuk tanggal 20 Mei ini kita pusatkan di kantor Pemkab Boyolali. Kita melayani sekitar 600 orang, jadi satu bank menyiapkan 100 paket yang maksimal penukaran Rp 4,4 juta per orang,” terangnya.

Terlebih lagi menurutnya, nilai estimasi kebutuhan uang baru menjelang Lebaran tahun ini mengalami kenaikan dari tahun 2018 senilai tiga persen. Jika 2018 berkisar di Rp 5,2 triliun, tahun ini meningkat menjadi Rp 5,4 triliun.

“Kalau tahun lalu kita menyiapkan Rp 5,2 Triliun, tahun ini naik sekitar tiga persen menjadi Rp 5,4 triliun. Untuk masyarakat yang membutuhkan uang baru pecahan kecil untuk Lebaran bisa ke titik-titik penukaran yang ada di Boyolali pada Selasa dan Kamis sampai tanggal 28 Mei,” imbuhnya.

Dengan banyak loket loket penukaran yang disediakan, BI Solo mengimbau supaya masyarakat menukarkan di loket atau bank yang ditunjuk, jangan menukar di pinggir jalan.

Salah satu masyarakat yang menukarkan uang, Yuan Widiastuti mengaku cukup terbantu dengan layanan ini. Menurutnya, dengan layanan penukaran uang tersebut pihaknya tidak perlu repot menukar di bank yang jaraknya cukup jauh.

“Sangat membantu, meski antri dengan cuaca panas yang penting dekat lokasi kerja,” terang pegawai Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Boyolali ini.

Masyarakat hanya perlu menunjukkan KTP sebagai bukti penukaran uang pecahan agar sesuai dengan identitas penukar. Secara prinsip jumlah uang yang ditukar tidak dibatasi, akan tetapi supaya rata BI Solo menetapkan Rp 4,4 juta untuk satu orang. Apabila nanti dirasakan kurang, masyarakat bisa menukarkan di Benteng Vastenburg, Solo pada 27 – 29 Mei esok.