Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Solo Tiba di Donohudan

Fokus Jateng-BOYOLALI,-BOYOLALI – Jemaah haji kloter pertama haji tiba di Asrama Haji Donohudan (AHD), Boyolali, Selasa 21 April 2026 pagi. Rombongan perdana berasal dari Kabupaten Tegal. Sebanyak 360 orang tiba sekitar pukul 06.00 WIB, terdiri dari 356 jemaah dan 4 petugas kloter. Mereka menjadi pembuka rangkaian keberangkatan haji tahun 2026 ini melalui Embarkasi Solo.

Ketua PPIH Embarkasi Solo, Fitriyanto, mengatakan pada hari pertama operasional, pihaknya menerima tiga kloter sekaligus, seluruhnya berasal dari Kabupaten Tegal.

“Setelah kloter pertama pukul 06.00 WIB, berikutnya masuk pukul 12.00 dan 19.00 WIB. Masing-masing berjumlah 360 orang,” ujarnya.

Disebutkan total sekitar 1.080 calon jemaah haji dari Kabupaten Tegal akan menjalani proses pemberangkatan melalui AHD pada hari pertama.

Dari jumlah sebanyak itu, tercatat hampir 100 orang merupakan lansia. Bahkan, sekitar 30 jemaah di antaranya membutuhkan alat bantu seperti kursi roda atau pendampingan saat berjalan.

“Sekitar 30 jemaah menggunakan alat bantu. Ada yang full kursi roda, ada juga yang hanya mampu berjalan dalam jarak pendek. Kami siapkan mitigasi khusus bagi lansia, berkebutuhan khusus, dan risiko tinggi,” timpal Ketua Kloter 1 SOC, Rony Sulchan.

Selain itu, Embarkasi Solo juga menyediakan fasilitas ramah lansia dan difabel, termasuk tim pendamping khusus selama jemaah berada di asrama.

 

Terapkan One Stop Service

Ketua PPIH Embarkasi Solo, Fitriyanto mengatakan para calon haji tidak mengikuti seremoni panjang. Mereka langsung diarahkan ke Gedung Jeddah untuk mendapatkan layanan terpadu melalui sistem one stop service (OSS).

Layanan yang diterima meliputi pemeriksaan kesehatan tahap akhir, pembagian paspor, dokumen penerbangan, gelang identitas, paket obat-obatan, hingga uang saku (living cost) sebesar 750 riyal atau sekitar Rp3,03 juta.

“Jemaah datang dari perjalanan jauh dan sebelumnya juga menerima banyak tamu di rumah. Jadi di sini kita percepat layanan agar mereka bisa segera beristirahat dan siap secara fisik maupun mental,” katanya.

Dijelaskan, pihaknya juga langsung mendistribusikan sekaligus aktivasi kartu nusuk ( kartu identitas digital) langsung di AHD. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang dilakukan di Arab Saudi, kini proses tersebut bisa diselesaikan sebelum keberangkatan.

“Petugas dari syarikah sudah hadir di sini. Setelah pemeriksaan kesehatan, kartu langsung dibagikan dan diaktivasi. Jadi saat tiba di Arab Saudi, jemaah sudah siap beribadah tanpa harus antre lagi,” jelas Fitriyanto.

Kloter pertama, imbuhnya dijadwalkan terbang menuju Arab Saudi pada Rabu 22 April dini hari sekitar pukul 01.05 WIB. ( yull/**)