Truk Kontainer Muatan Material Terguling di Tol Boyolali 

Fokus Jateng-BOYOLALI , – Sebuah truk kontainer terguling di ruas Tol Semarang-Solo Jalur A KM 478.800, Dukuh Kiringan, Desa Kiringan, Kecamatan Boyolali, Rabu 22 April 2026 pagi. Kecelakaan ini terjadi diduga pengemudi dalam kondisi kelelahan dan kurang konsentrasi saat mengemudi.

Truk kontainer bernomor polisi B 9848 UIZ mengangkut material bangunan tersebut terguling setelah menabrak pagar beton pembatas jalan.

“Hanya kerugian material, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini. Sopir truk selamat dan hanya mengalami syok ringan,” kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Boyolali, Iptu Bambang. Rabu.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 05.30 WIB saat arus lalu lintas masih relatif lengang. Truk melaju dari arah Semarang menuju Solo sebelum akhirnya oleng dan terbalik di lajur cepat.

Truk itu dikemudikan oleh Syahri Wijoyo (34), warga Losari, Cirebon. Ia memiliki SIM BII Umum dan dilaporkan selamat tanpa luka dalam kejadian tersebut.

Bambang Nova menjelaskan, pengemudi datang dari arah Semarang menuju Solo. Sesampainya di TKP, kendaraan oleng ke kanan menabrak pembatas jalan kemudian terguling.

Akibat kecelakaan, bodi kontainer mengalami kerusakan cukup parah di bagian samping kanan.

“Muatan material yang diangkut juga berserakan di sekitar lokasi, namun tidak sampai menutup seluruh badan jalan.”

Petugas gabungan dari Satlantas Polres Boyolali bersama petugas jalan tol langsung bergerak cepat ke lokasi. Proses evakuasi truk, pengamanan, dan pengaturan lalu lintas segera dilakukan untuk mencegah kemacetan maupun kecelakaan susulan.

“Anggota melaksanakan proses evakuasi, serta melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas (pamturlalin), serta menunggu crane untuk evakuasi muatan KBM truk tersebut,” kata Bambang Nova.

Kendati truk terguling di lajur cepat, arus kendaraan dari arah Semarang menuju Solo terpantau tetap lancar terkendali.

Petugas memberlakukan sistem buka-tutup di sekitar lokasi selama proses evakuasi berlangsung. Pengendara diimbau mengurangi kecepatan saat melintas titik kejadian.

“Arus lalin terpantau lancar, untuk pengendara yang melintas agar memperhatikan kecepatan, mengingat TKP truk berada di lajur cepat,” katanya.

Berdasarkan hasil olah TKP awal, kecelakaan diduga kuat disebabkan faktor kelelahan dan kurangnya konsentrasi pengemudi. Tidak ada kendaraan lain yang terlibat dalam insiden ini. ( yull/**)