Fokus Jateng-BOYOLALI,– Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Kodim 0724/Boyolali Tahun 2026 resmi dimulai di Desa Kauman, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali pada Rabu 22 April 2026.
TMMD merupakan program antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa sebagai pondasi kemajuan bangsa. TMMD kali ini mengusung tema ‘TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa’.
“Pembangunan desa merupakan fondasi utama kemajuan daerah dan bangsa. Melalui TMMD ini, kita ingin memastikan bahwa pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan riil masyarakat serta mampu meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan,” kata Bupati Boyolali Agus Irawan dalam sambutannya saat pembukaan di lapangan desa setempat, Rabu.
Pada pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap II ini, total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp 822.000.000 yang bersumber dari APBD Provinsi, APBD Kabupaten, dan swadaya masyarakat. Besarnya dukungan anggaran tersebut menunjukkan komitmen kuat seluruh pihak dalam membangun desa melalui semangat gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia.
Sasaran fisik kegiatan meliputi pembangunan jalan sepanjang 847 meter serta pembangunan talud jalan sepanjang 492,8 meter. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas wilayah, memperlancar mobilitas warga, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat Desa Kauman dan sekitarnya.
Tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, TMMD juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Mulai dari penyuluhan wawasan kebangsaan, bela negara, nilai-nilai keagamaan dan sosial kemasyarakatan, hingga edukasi kesehatan, literasi digital, pencegahan pernikahan dini, bahaya narkoba, dan ancaman terorisme.
Selain itu, masyarakat juga mendapatkan pembinaan mengenai mitigasi bencana khususnya potensi tanah longsor, pemberdayaan ekonomi keluarga dan UMKM, serta peningkatan kesadaran administrasi kependudukan. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat ketahanan sosial masyarakat desa.
Di tempat yang sama, Dandim 0724/Boyolali Letkol Inf Dhanu Anggoro Asmoro, mengemukakan bahwa TMMD merupakan wujud nyata pengabdian TNI kepada rakyat.
“TNI hadir untuk membangun bersama rakyat. TMMD bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi juga membangun semangat kebersamaan, memperkuat persatuan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Inilah bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tegas Dandim.
Dengan resmi dibukanya TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2026, masyarakat Desa Kauman diharapkan turut berpartisipasi aktif dalam setiap tahapan kegiatan hingga selesai. Semangat gotong royong yang terjalin diharapkan menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera. (Ist/**)
