Produk Kopi dan Cerutu Lokal Boyolali Dipamerkan di Hari Perkebunan

Wabup Boyolali M. Said Hidayat melihat stan kopi dan cerutu di Hari Perkebunan yang dilaksanakan di halaman Rumdin Bupati, Sabtu 15 Desember 2018. (Yulianto/Fokusjateng.com)

FOKUS JATENG-BOYOLALI-Pemkab Boyolali memperingari Hari Perkebunan ke-61 di halaman Rumah Dinas Bupati Boyolali, Sabtu 14 Desember 2018. Berbagai acara digelar, di antaranya pameran produk kopi dan tembakau lokal Boyolali.

Momentum Hari Perkebunan ini dimanfaatkan untuk terus mengembangkan perkebunan kopi. Kopi yang memiliki nilai jual tinggi, sangat potensial mendatangkan wisatawan dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi untuk petani.
Karena memang, kelompok tani yang dibina secara serius ini juga diajari secara professional mengenai pengolahan kopi ini.

“Banyak masyarakat yang minta untuk dikembangkan kopi. Karena nilai ekonomisnya sangat tinggi,” terang Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Boyolali Bambang Jiyanto.

Hingga saat ini di wilayah Boyolali sudah dikembangkan ratusan ribu bibit kopi. Kopi tersebut banyak dikembangkan di wilayah sabuk lereng Merapi dan Merbabu. “Sebelumnya sudah kita tanam 140 ribu kopi. Untuk bulan desember ini saja ditambah 100 ribu,” papar doa.

Dengan banyaknya tanam kopi, diharapkan 4 tahun kemudian, kebutuhan kopi di Boyolali dapat terpenuhi. Karena memang untuk saat ini, permintaan kopi di Boyolali belum bisa terpenuhi karena masih minimnya produksi kopi dari masyarakat.

“Kita tidak akan jual kopi secara mentah. Tapi kita olah dulu menjadi kopi yang siap sedu, atau bubuk kopi,” jelasnya.

Asiten Perekonomian dan Pembangunan Setda Boyolali Sugiyanto mengatakan, sektor pertanian memberi kontribusi terhadap pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) yang cukup besar. Takni sebesar 22 persen. Dengan demikian pertanian masih menjadi andalan ekonomi masyarakat di Boyolali.

Untuk itu pihaknya mendorong langkah Dispertan untuk terus meningkatkan pertanian di Boyolali dengan berbagai inovasi. “Kami optimis keberhasilan sector pertanian ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani,” ujarnya.