Pelatihan Pembuatan Pestisida Nabati Berbahan Alami “Ekstrak Daun Pepaya” sebagai Pengendalian Hama Ramah Lingkungan Bersama Ibu-Ibu PKK Dukuh Ploso, Desa Jati, Sumberlawang

Nama : Wahyu Dwi Astuti

Mahasiswa Program Studi Agroteknologi, Fakultas : Pertanian Unisri Surakarta

Fokus Jateng – SRAGEN – Dalam rangka pelaksanaan Program Kerja Individu KKN PPM UNISRI Kelompok 72 Desa Jati, telah dilaksanakan kegiatan pelatihan pembuatan pestisida nabati berbahan alami berupa ekstrak daun pepaya bersama ibu-ibu PKK Dukuh Ploso, Desa Jati, Kecamatan Sumberlawang.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Minggu, 26 Juli 2026, pukul 14.00–16.00 WIB ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan bahan alami sebagai alternatif pengendalian hama yang ramah lingkungan.

Daun pepaya dipilih sebagai bahan utama karena mudah ditemukan di lingkungan sekitar dan dapat dimanfaatkan sebagai bahan pestisida nabati. Dalam pelatihan tersebut, ibu-ibu PKK mendapatkan penjelasan mengenai manfaat pestisida nabati, bahan dan alat yang diperlukan, serta tahapan pembuatannya.

Peserta juga mengikuti praktik secara langsung dalam proses pembuatan ekstrak daun pepaya. Melalui kegiatan praktik tersebut, peserta diharapkan dapat memahami cara pembuatan dan pemanfaatan pestisida nabati secara mandiri untuk membantu mengendalikan hama pada tanaman.

Ibu-ibu PKK Dukuh Ploso mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif selama proses pelatihan. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemanfaatan bahan alami dalam mendukung pertanian yang lebih ramah lingkungan.

Melalui Proker Individu KKN PPM UNISRI Kelompok 72 Desa Jati ini, diharapkan pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh masyarakat. Pemanfaatan pestisida nabati dari ekstrak daun pepaya diharapkan menjadi salah satu alternatif pengendalian hama yang mudah, ekonomis, dan lebih ramah lingkungan.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam memberikan edukasi dan keterampilan praktis kepada masyarakat Desa Jati, khususnya ibu-ibu PKK Dukuh Ploso, guna mendukung terciptanya lingkungan dan pertanian yang lebih sehat serta berkelanjutan. (ist/**)