Asrama Haji Donohudan siap sambut kedatangan Calon Jemaah Haji

Fokus Jateng-BOYOLALI ,- Jelang musim Haji tahun 2026. Berbagai persiapan dilakukan oleh pihak pengelola Asrama Haji Donohudan, seperti pemeliharaan saluran sanitasi, menambah KWH meter listrikl, hal ini dilakukan untuk memastikan lingkungan asrama tetap sehat dan nyaman.

Persiapan menyambut calon jemaah yang akan berangkat ke tanah suci tersebut telah dilakukan sejak awal tahun ini, diantaranya melakukan persiapan fisik seperti pemeliharaan saluran sanitasi, menambah KWH meter listrik dari sebelumnya berkapasitas 55 KWH menjadi 345 KWH.

“Lalu peremajaan gedung, serta pemasangan alat tidur jemaah seperti bed cover dan sprei,” kata Kepala Unit Pengelola Asrama Haji Donohudan, Agus Pratomo, Jumat 10 April 2026.

Dijelaskan, persiapan asrama haji Donohudan telah selesai 95 persen dan siap menampung kurang lebih 29.122 jemaah dan petugas haji tahun 2026.

“Untuk kekurangan 5 persen itu hanya pembersihan area Asrama Haji Donohudan,” imbuhnya.

Sehingga untuk memastikan kebersihan area asrama haji, pihaknya bakal menambahkan tenaga kebersihan musiman sebanyak 200 pekerja.

Saat ini, lanjut Agus, pihaknya menyiapkan 1.975 tempat tidur yang tersebar di beberapa gedung Asrama Haji Donohudan. Seperti Gedung Makah, Madinah, Shafa, serta Balai Shafa.

“Gedung-gedung ini telah dilengkapi dengan fasilitas yang memadai, termasuk kamar mandi, ruang makan, dan area ibadah. Kami juga telah mempersiapkan beberapa program untuk meningkatkan kenyamanan jemaah haji, seperti layanan kesehatan, transportasi,” tambahnya.

Informasi yang terhimpun, kloter pertama jemaah haji akan tiba pada tanggal 21 April sekira pukul 06.00 WIB. Sedangkan petugas tiba dua hari sebelumnya, yakni pada tanggal 19 April.

Jemaah dari Tegal menjadi kloter pertama yang dijadwalkan masuk ke Asrama Haji Donohudan pada tanggal 21 April nanti.

Menurut Agus, pelaksaan ibadah haji mulai pemberangkatan di Asrama Haji Donohudan Boyolali dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 21 April hingga tanggal 1 Juli 2026.

Adapun jumlah kloter tahun ini akan dikurangi menjadi 81 kloter, dari tahun sebelumnya yang mencapai 95 kloter. “Itu karena ada sebagian wilayah eks Karesidenan Kedu dan Yogyakarta yang keberangkatannya langsung dari Bandara YIA melalui Embarkasi Yogyakarta.”. ( yull/**)