Sempat Lumpuh Total, Jalan Penghubung Antar-Dusun di Kedawung Karanganyar Kini Kembali Bisa Dilalui

FOKUSJATENG.COM, KARANGANYAR – Akses jalan utama yang menghubungkan antar-dusun di Desa Kedawung, Kecamatan Jumapolo, Kabupaten Karanganyar, akhirnya kembali normal pada Minggu (22/2/2026). Sebelumnya, akses transportasi di wilayah tersebut sempat lumpuh total akibat tertimbun material tanah longsor.

Sejak pukul 07.00 WIB, puluhan personel dari kepolisian, relawan BPBD, hingga warga setempat terpantau bahu-membahu membersihkan sisa-sisa material bencana.

Gotong Royong Lintas Sektoral

Kegiatan kerja bakti ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Jumapolo, AKP Sulaiman. Aksi cepat tanggap ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya:

  • Personel Polres Karanganyar & Sat Samapta.

  • Relawan BPBD Karanganyar.

  • Warga masyarakat Desa Kedawung.

Pembersihan difokuskan pada dua titik krusial, yaitu jalan penghubung Dusun Ngelo – Dusun Babatan serta area permukiman warga di Dusun Ngelo. Meski hanya menggunakan peralatan manual dan sederhana, kerja keras tim gabungan membuahkan hasil hingga jalan bisa kembali dibuka.

Koordinasi Pemulihan Listrik dan Keamanan

Tak hanya fokus pada pembersihan jalan, aparat juga bergerak cepat menangani dampak sekunder dari longsor tersebut:

  1. Jaringan Listrik: Petugas telah berkoordinasi dengan PLN Karanganyar untuk mempercepat pemulihan aliran listrik yang sempat terputus.

  2. Mitigasi Bencana: Pemasangan rambu peringatan dilakukan di titik-titik rawan longsor guna mencegah adanya korban jiwa jika terjadi bencana susulan.

“Alhamdulillah akses jalan sudah bisa dilewati, namun tetap kami imbau masyarakat berhati-hati. Kami tetap berkoordinasi dengan BPBD dan instansi terkait untuk langkah lanjutan,” ujar Kapolsek Jumapolo, AKP Sulaiman.

Situasi Terkini

Hingga pukul 14.00 WIB, seluruh rangkaian pembersihan dinyatakan selesai. Kondisi di lapangan dilaporkan aman dan tertib. Meskipun aktivitas masyarakat mulai kembali normal, warga diminta untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan turun, mengingat struktur tanah di lokasi yang masih rawan. ( rls / bre )