Parkiran Taman Hutan Kota Kridanggo akan dibangun Plaza untuk PKL dan RTH

Asisten 2 bidang Ekonomi Pembangunan Sekda Boyolali, Ahmad Gojali (Doc/Fokusjateng.com)

Fokus Jateng-BOYOLALI, Penataan Simpang Siaga atau lebih dikenal Simpang Lima Boyolali akan kembali dilanjutkan di tahun 2026, dengan fokus di kawasan Taman Hutan Kota Kridanggo.

Asisten 2 bidang Ekonomi Pembangunan Sekda Boyolali, Ahmad Gojali, menyampaikan dikawasan hutan kota akan dibangun plaza yang bisa dimanfaatkan penjual Pedagang Kaki Lima (PKL) di area setempat.

Selanjutnya, area tunnel penyeberangan bawah tanah, akan disempurnakan dengan pemasangan diorama disepanjang terowongan.

“Nanti di situ ada pembangunan di sana, kemudian yang di taman tengah itu, di tempat yang ada kudanya itu, nanti di situ akan ada penataan lanjutan di terowongannya,” jelas Gojali, Jumat 30 Januari 2026.

Rencana awal, pembangunan plaza akan dilakukan dilokasi parkir taman hutan kota. Menurutnya, Konsep plaza sedikit berada diatas tanah, tepatnya sedikit lebih tinggi dari jalan. Sedangkan area dibawahnya masih bisa digunakan sebagai ruang terbuka hijau (RTH).

“Jadi, dengan penataan ini diharapkan dapat meningkatkan fungsi RTH dan parkiran di area itu,” ujarnya.

Dijelaskan, diorama yang dipasang rencananya akan diambil langsung dari pengrajin tembaga, di Tumang, Cepogo. Selain itu, jalur tunnel juga akan dibuat lebih ramah difabel.

Terkait anggaran untuk rencana penataan, dia mengaku penataan akan dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Boyolali.

“Untuk anggaran penataan ini masih dalam proses pembahasan, namun diharapkan dapat selesai dalam waktu dekat,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Taman di tengah simpang lima, serta taman hutan kota Sono Kridanggo akan mendapat peremajaan. Nantinya, anggaran yang disiapkan sebanyak Rp 5,6 miliar. ( yull/**)