FOKUSJATENG.COM, KARANGANYAR – Jaringan relawan kemanusiaan penanggulangan bencana se-Kabupaten Karanganyar kembali menunjukkan wajah sejati dari empati dan gotong royong. Dalam aksi solidaritas cepat tanggap, mereka berhasil menghimpun dan menyalurkan donasi untuk membantu korban bencana tanah longsor yang melanda Banjarnegara, Jawa Tengah, setelah wilayah tersebut ditetapkan sebagai bencana nasional.
Total donasi yang terkumpul mencapai angka fantastis, sekitar Rp35 Juta.
Tiga Hari Bergerak Serentak
Koordinator kegiatan, Cimot Tri Mulyanto, menjelaskan bahwa aksi penggalangan dana dilakukan secara serentak selama tiga hari, mulai tanggal 19 hingga 21 Oktober 2025.
“Kami bergerak serentak selama tiga hari, menghimpun donasi dari masyarakat pengguna jalan dan titik-titik keramaian. Semua dilakukan secara gotong royong oleh relawan se-Karanganyar,” ujar Cimot.
Penggalangan dana masif ini melibatkan banyak titik strategis di Karanganyar, termasuk Lamer Bejen, Papahan, Kebak Kramat, Tegal Gede, Matesih, Karangpandan, Tawangmangu, hingga pertigaan Srandon. Berbagai komunitas relawan seperti MPA, Singo Lawu, Trah Eyang Sudrono, dan Volunteer 1830 turut aktif berpartisipasi. Hingga Jumat (21/11/2025), dana yang terkumpul mencapai Rp32.925.600, yang kemudian dibulatkan menjadi sekitar Rp35 juta dengan tambahan donasi perorangan.
Bantuan Tepat Sasaran dan Dukungan untuk Sesama Relawan
Donasi yang terkumpul dipastikan tepat sasaran. Menurut Cimot, seluruh dana diwujudkan dalam bentuk barang kebutuhan mendesak sesuai hasil asesmen relawan yang telah berada di Banjarnegara.
“Kita pastikan barang yang dibeli benar-benar sesuai kebutuhan di lapangan, mulai pempers, pakaian dalam, obat-obatan, alas tidur, mainan anak, hingga kebutuhan pangan,” terangnya.
Penyaluran bantuan tidak hanya difokuskan pada pengungsi. Koordinator 2, Eko Tristiyanto, menegaskan bahwa mereka juga membawa logistik tambahan untuk para relawan yang bertugas.
“Kami juga menyiapkan tambahan logistik makanan dan obat-obatan untuk para relawan di lokasi kejadian. Mereka sudah berhari-hari melakukan operasi SAR, jadi perlu didukung kebutuhan dasarnya,” jelas Eko.
Dikawal BPBD Karanganyar
Pemberangkatan rombongan bantuan dipusatkan di halaman BPBD Karanganyar. Sebanyak empat armada ambulance rescue dan satu unit mobil taktis BPBD Karanganyar disiapkan untuk mengawal perjalanan.
Kabid Penanganan Bencana BPBD Karanganyar, Yopi, yang mewakili Kalak BPBD Hendro Prayitno, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif kemanusiaan ini.
“Terima kasih kepada seluruh relawan yang sudah mengumpulkan donasi. Perjalanan menuju BPBD Banjarnegara sudah kami koordinasikan dan akan kami kawal. Semoga semua menjadi amal ibadah dan diberi kelancaran,” tutup Yopi saat melepas rombongan.
Aksi solidaritas ini kembali membuktikan bahwa semangat kemanusiaan dan jaringan relawan di Karanganyar senantiasa sigap dan terkoordinasi untuk meringankan beban warga terdampak bencana di mana pun berada. ( mk/bre)
