Tim Teknis Dispermasdes Boyolali Cek Kesiapan Perangkat E-Voting Pilkades

Petugas Dispermasdes mengecek alat e-voting pilkades. (Yulianto/Fokusjateng.com)

FOKUS JATENG-BOYOLALI-Tim teknis Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Kabupaten Boyolali melakukan pengecekan kesiapan perangkat e-voting yang digunakan untuk pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak tahap I Tahun 2020 mendatang.

Pengecekan itu meliputi seluruh peralatan e-voting, mulai dari peralatan utama sampai peralatan cadangan, sudah siap digunakan saat pelaksanaan pesta demokrasi tersebut.

“Kita monitoring kesiapan alat, manakala ada kerusakan alat yang rusak. Jenis alatnya ada printer thermal, PC Only One Touchscreen, Laptop untuk cek in verifikasi, smartcard, dan card reader. Kita juga menyiapkan satu cadangan alat lengkap apabila ada masalah pada saat pelaksanan,” kata Kepala Bidang Bina Pemerintahan Desa Dispermasdes Kabupaten Boyolali, Candra Irawan saat melakukan monitoring kesiapan peralatan Pilkades di Kantor Kecamatan Selo.

Pihaknya berharap setelah dilakukan pengecekan peralatan e-voting, akan segera dilakukan sosialisasi bersama panitia di tingkat desa agar saat pelaksanaan masyarakat sudah paham dan tidak ada keraguan dalam menggunakan.

Diakuinya dengan adanya pandemi Covid 19, berimbas pula pada pelaksanaan Pilkades gelombang I, disebutkan sebanyak 11 desa bakal mengalami perubahan. Namun demikian, Pilkades akan tetap dilaksanakan dengan tetap menaati protokol kesehatan Covid-19.

“Awalnya akan dilaksanakan pada Sabtu (18/4/2020), setelah mengalami perubahan akan dilaksanakan pada Rabu (26/8/2020) mendatang, serentak se-Kabupaten Boyolali,” katanya.

Candra menyebutkan Pilkades serentak tahap I ini akan diikuti oleh 11 desa yang tersebar di tujuh kecamatan di Kabupaten Boyolali. Kesebelas desa tersebut yakni Desa Suroteleng di Kecamatan Selo, Desa Ngenden di Kecamatan Ampel. Selain itu Desa Babadan, Nglembu, Trosobo dan Sambi di Kecamatan Sambi. Desa Kalangan di Kecamatan Klego, Desa Ngablak di Kecamatan Wonosegoro, serta Desa Dologan di Kecamatan Karanggede. Kemudian di Kecamatan Kemusu ada Desa Bawu dan Desa Klewor.

Sementara, Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Selo, Sularsih menyampaikan persiapan pilkades di Desa Suroteng sudah sesuai dengan protokol Covid-19. Salah satunya yakni akan dipersiapkan air dan sabun untuk cuci tangan, setelah itu pemilih diwajibkan menggunakan hand sanitazer dan mengenakan masker.