Kwan Sing Bio Tuban Bersatu, Konflik Internal Berakhir

Pertemuan di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Kwan Sing Bio Tuban, Jawa Timur, Kamis malam, 16 Juli 2026, mempertemukan sejumlah tokoh dari kelompok berbeda yang kemudian mengakhiri perseteruan yang sempat terjadi di internal. (Istimewa/thia/Fokusjateng.com)

Fokusjateng-TUBAN-Sebuah pertemuan di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Kwan Sing Bio Tuban, Jawa Timur, Kamis malam, 16 Juli 2026, mempertemukan sejumlah tokoh dari kelompok berbeda yang sebelumnya berseberangan pandangan. Pertemuan itu sekaligus mengakhiri perseteruan yang sempat terjadi di internal TITD Kwan Sing Bio Tuban tersebut.

Sederet tokoh utama yang hadir di antaranya Alim Sugiantoro, Go Tjong Ping, Sekjen PTITD Agung, Gunawan Putra Wirawan, Tio Eng Bo, dan Tan Ay Kok. Sekitar 60 umat turut hadir menyaksikan kesepakatan yang menjadi titik akhir dari konflik internal di kelenteng yang dikenal sebagai salah satu tempat ibadah Tri Dharma terbesar di Asia Tenggara tersebut.

Dalam forum itu, para pihak sepakat untuk menyudahi perbedaan dan kembali membangun kebersamaan dalam satu keluarga besar TITD Kwan Sing Bio. Mereka berkomitmen menciptakan suasana yang damai dan kondusif, sekaligus menjaga nilai toleransi yang selama ini melekat pada kelenteng tersebut.

Kesepakatan damai itu juga menyelesaikan persoalan dualisme kepanitiaan yang sempat muncul dalam sejumlah kegiatan kelenteng. Setelah rekonsiliasi, pengelolaan agenda keagamaan dan kegiatan kelenteng akan kembali dilakukan secara bersama dengan mengutamakan persatuan umat.

Suasana pertemuan berlangsung cair ketika Alim Sugiantoro dan Go Tjong Ping melakukan salam komando di hadapan umat yang hadir. Momen tersebut menjadi simbol berakhirnya perselisihan sekaligus penanda dimulainya hubungan baru antar-tokoh di lingkungan Kwan Sing Bio.

Alim Sugiantoro mengatakan bersatunya kembali para tokoh merupakan momentum yang patut disyukuri. Ia berharap seluruh umat dapat bersama-sama menjaga Kwan Sing Bio sebagai tempat ibadah yang memiliki nilai sejarah dan menjadi tujuan umat Tri Dharma dari berbagai daerah.

“Sejak dahulu, umat Tri Dharma dari luar daerah hingga luar negeri mengagumi kesakralan kelenteng ini karena kepercayaan mereka. Terima kasih kepada Tuhan melalui Kongco Kwan Sing Tee Koen yang telah mempersatukan kita semua,” ujar Alim.

Menurut Alim, setelah tercapainya kesepakatan tersebut, pihak kelenteng mulai mempersiapkan rangkaian peringatan HUT Yang Mulia Kongco Kwan Sing Tee Koen ke-1.866 yang puncaknya akan berlangsung pada 5 Agustus mendatang.

Ia mengatakan, pihak kelenteng berencana menggelar kirab budaya sebagai bagian dari rangkaian acara apabila telah mendapatkan restu melalui prosesi adat serta izin resmi dari kepolisian.

Sementara itu, Go Tjong Ping membenarkan bahwa para pihak telah mencapai kesepakatan untuk berdamai. “Iya, sudah berdamai,” tulis Go Tjong Ping melalui pesan singkat.

Perayaan HUT Kongco tahun ini juga akan diisi dengan sejumlah kegiatan seni dan hiburan. Beberapa penyanyi seperti Claudya Jiang, Tommy Hong, Vera Tjoeng, Erick Chen, dan Huang Mei Ling dijadwalkan tampil. Selain itu, Grup Tari TITD Hoo Tong Bio Banyuwangi juga akan ikut memeriahkan acara tersebut.

Dengan berakhirnya konflik internal, umat berharap Kwan Sing Bio Tuban dapat kembali menjalankan seluruh aktivitas keagamaan dalam suasana yang harmonis dan menjadi momentum baru bagi penguatan persaudaraan umat Tri Dharma. (**/*Thia)