Sapi Masuk Lubang Sumur Sedalam 12 meter di Boyolali 

Fokus Jateng-BOYOLALI,- Seekor sapi anakan (pedet) dilaporkan masuk ke dalam sumur sedalam 12 meter di Dukuh/Desa Jenengan, Kecamatan Sawit. Peristiwa tersebut terjadi setelah sapi tersebut melarikan diri dari kandangnya pada Minggu 15 Maret 2026.

Sapi jenis Limosin, milik warga setempat Bagas (35) itu terjun kedalam sumur, setelah melarikan diri dari kandang, dan sempat berlarian kearah jalan raya sebelum terperosok.

Terkait kejadian tersebut petugas Damkar didukung TRC BPBD Boyolali turun tangan untuk melakukan evakuasi.

“Tadi sekitar pukul 08.00, Warga melaporkan ke damkar untuk melakukan evakuasi sapi. Selanjutnya Damkar meminta Piket BPBD untuk membantu evakuasi,” ujar Kepala Seksi Logisidan Kedaruratan BPBD Boyolali, Rima Kusuma, Minggu.

Dijelaskan, berdasarkan laporan yang ia terima, sekira pukul 07.30 WIB, Bagas pemilik sapi, mengeluarkan pedetnya dari dalam kandang. Namun, sapi malah berlari kearah jalan saat dikejar.

“Sapi lalu terperosok  kedalam sumur di belakang salah satu rumah warga,” katanya.

Rima mengatakan Bagas bersama bapaknya mencoba untuk mengevakuasi mandiri sapi berusia 8 bulan dari dalam sumur dengan alat seadanya. Namun gagal, lantas menghubungi damkar untuk meminta bantuan evakuasi.

Tak berselang lama, Damkar bekerja sama dengan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Boyolali berupaya melakukan evakuasi. Lubang sumur yang memiliki kedalaman kurang lebih 15 meter, dengan kedalaman air 2,5 meter sempat membuat anggota kesulitan.

Salah satu anggota sempat turun untuk mengikat sapi dengan bantuan alat vertical rescue. Namun kadar oksigen yang terus berkurang membuat anggota harus diangkat naik kembali.

” Agar sapi tidak kehabisan oksigen, tim gabungan meniupkan blower angin kedalam sumur agar suplay oksigen tetap ada,” ujar Anggota Damkar Boyolali, M Huda.

Petugas kembali turun dengan menggunakan alat bantu pernapasan Self-Contained Breathing Apparatus (SCBA). Dua anggota tim gabungan bergantian turun untuk mengikat tubuh sapi.

“Alhamdulillah, evakuasinya berjalan lancar, sapi berhasil dinaikkan dalam keadaan hidup,” pungkasnya. ( yull/**)