Fokus Jateng-BOYOLALI -Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Boyolali secara resmi mengukuhkan dan melantik Majelis Pembina, Pimpinan, Pamong, serta Instruktur Satuan Karya (Saka) Adhyasta Pemilu masa bakti 2025–2027, Jumat (25/7/2025). Acara berlangsung di Sanggar Bhakti Pramuka Kabupaten Wonogiri dengan semarak dan penuh semangat kepramukaan.
BOYOLALI — Kwartir Cabang (kwarcab) Gerakan Pramuka Boyolali mengukuhkan kepengurusan Majelis Pembimbing Satuan Karya (Mabisaka) Pramuka Adhyasta Pemilu masa bhakti 2025-2030 di Aula Media Center Badan pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Boyolali, Rabu 19 November 2025..
Sebanyak 20 orang dari petugas Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) serta sejumlah Komisioner Bawaslu Kabupaten Boyolali ikut dikukuhkan,
Ketua Kwarcab Boyolali Kak Supana secara langsung mengukuhkan kepengurusan Mabisaka untuk kedua kalinya, dalam sambutannya, Kak Supana mengajak Majelis Pembimbing Satuan Karya (Mabisaka) Pramuka Adhyasta Pemilu untuk terus memberikan edukasi pada generasi muda terutama adik adik SMA/ MA/ SMK sederajat dalam pengawasan partisipatif terhadap kepemiluan, harapannya dengan adanya Saka Adhyasta Pemilu ini nantinya dapat bersinergi dengan Kwarcab Boyolali dan satuan karya lainnya, tegasnya.
Sementara itu komisioner Bawaslu Boyolali, Koordinator Divisi pencegahan parmas dan humas, Muhammad Mahmudi, mengatakan bahwa Bawaslu Boyolali sudah dilakukan pelantikan dan pengukuhan mabisaka oleh ketua Kwarcab Boyolali. Menurutnya saka adhyasta pemilu ini sudah lama terbentuk dan saat ini sudah masa bakti kedua 2025-2030. Untuk itu pihaknya segera melakukan kegiatan bersama adik adik SMA sederajat pada Sabtu mendatang.
” Sampai hari ini yang sudah mendaftar menjadi Saka Adhyasta Pemilu sudah ada 60 pelajar,” katanya.
Ia menambahkan, di saka adhyasta ada empat krida yang pertama krida pengawasan pemilu, krida pencegahan, krida penanganan pelanggaran pemilu, krida hubungan masyarakat. Tujuan saka adhyasta pemilu ini adalah untuk memperluas jaringan pengawas partisipatif melalui pendidikan kepramukaan.
“Nantinya dalam kegiatan tersebut kita akan berikan pengetahuan berkaitan kepemiluan, pengawasan, pencegahan dan lain sebagainya.”
Sementara itu pelaksana humas Kwarcab Boyolali, Eksani, menambahkan bahwa adanya Pramuka Saka Adhyasta Pemilu ini sangat membantu sekali Kwarcab Boyolali terutama dalam proses berdemokrasi di tingkatan daerah, bahkan saat pemilu dan pilkada di tahun 2024 yang lalu anggota saka adhyasta dari adik adik pramuka penegak SMA/ MA/ SMK sederajat sudah ikut mensosialisasikan pengawasan, pencegahan secara partisipatif pada warga maupun pada pemilih pemula.
“Dengan dikukuhkannya kembali Mabisaka ini, kita segera melakukan penjaringan adik adik tingkatan golongan penegak se kabupaten boyolali yang memang mereka menjadi pemilih pemula,” katanya. ( ist/**)
