Seorang Lelaki ditemukan meninggal mengapung di Embung Karangboyo Boyolali 

Fokus Jateng-BOYOLALI,- Warga Dukuh Karangboyo Rt. 003 Rw. 008, Desa  Kiringan, Kecamatan/Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, dikejutkan dengan temuan jasad seorang lelaki lanjut usia mengapung di embung Karangboyo, desa setempat.

Korban diketahui bernama Slamet ( 61) warga setempat yang berdomisili tak jauh dari lokasi kejadian.

Peristiwa ini terjadi pada Selasa 17 Februari 2026 pukul 08.10 WIB. Saat itu Urvia Syahra Fitri ( 31) warga setempat,kk bersama korban berangkat ke embung. Sesampainya di lokasi, Fitri bergegas menyuci pakaian di pancuran samping umbul. Sementara, korban  berenang di embung tersebut.

Sekitar 30 menit kemudian, Wahyu Agung Prakoso (35) warga  Desa Karanggeneng, Kecamatan Boyolali yang sedang memancing dilokasi melihat korban sudah dalam kondisi mengambang dipermukaan embung.

Wahyu kemudian memberitahu Urvia dan saksi lainnya, Januri, sebelum melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RT setempat. Lalu,  diteruskan ke Polsek Boyolali Kota.

“Kami menerima laporan sekitar pukul 08.40 WIB pada hari Selasa kemarin terkait penemuan jasad seorang pria di Embung Pancuran Karangboyo. Setelah mendapatkan laporan, personel langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan meminta keterangan para saksi,” ujar Kapolsek Boyolali Kota AKP Andy Setiawan saat dikonfirmasi, Rabu 18 Februari 2026.

Dijelaskan, berdasarkan keterangan dalam pemeriksaan dari petugas PMI cabang Boyolali,  tidak ditemukan adanya tanda kekerasan akibat benda tajam yang dilakukan oleh orang lain yang mengakibatkan  korban meninggal dunia namun paru-paru dan lambung banyak air (belum mengalami pembusukan alami).

“Tidak ditemukan adanya tanda kekerasan akibat benda tajam yang dilakukan oleh orang lain,” katanya.

Embung Pancuran Karangboyo diketahui memiliki ukuran sekitar 10×5 meter dengan kedalaman kurang lebih 1,5 meter. Terkait kejadian itu, pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.

“Jenazah korban kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” pungkasnya. ( yull/**)