Oleh: Ummi Setya Ningrum – Mahasiswa Program Studi Akuntansi UNISRI Surakarta
Fokus Jateng -SRAGEN- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) Universitas Slamet Riyadi Surakarta melaksanakan program kerja individu berupa “Pengenalan Ekonomi Kreatif kepada Ibu-Ibu PKK Desa Purworejo” di Gedung Serbaguna Desa Purworejo, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pemanfaatan kreativitas dan keterampilan sebagai peluang ekonomi produktif.
Program tersebut dilaksanakan oleh Ummi Setya Ningrum (23210077), mahasiswa Universitas Slamet Riyadi Surakarta, sebagai bagian dari kegiatan KKN tahun 2026. Kegiatan ini menyasar Ibu-Ibu PKK Desa Purworejo Kac. Gemolong Kab.Sragen. Melalui kegiatan tersebut, bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai ekonomi kreatif serta mendorong pemanfaatan kreativitas dan keterampilan sebagai peluang ekonomi produktif.
*Mengenalkan Potensi Ekonomi Kreatif di Lingkungan Masyarakat*
Kegiatan “Pengenalan Ekonomi Kreatif” bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada ibu-ibu PKK mengenai konsep dasar ekonomi kreatif serta meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya kreativitas dan inovasi dalam menciptakan peluang ekonomi.
Desa Purworejo memiliki berbagai potensi yang dapat dikembangkan menjadi kegiatan ekonomi produktif. Potensi tersebut tidak hanya berasal dari sumber daya yang tersedia di lingkungan desa, tetapi juga dari keterampilan, kreativitas, dan pengalaman masyarakat dalam menghasilkan berbagai produk. Ibu-ibu PKK menjadi salah satu kelompok masyarakat yang memiliki potensi besar untuk mengembangkan keterampilan tersebut menjadi kegiatan ekonomi kreatif.
Melalui kegiatan ini, peserta diberikan pemahaman bahwa keterampilan seperti mengolah makanan, membuat kerajinan, maupun memanfaatkan bahan yang tersedia di lingkungan sekitar dapat dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan berpotensi untuk dipasarkan.
*Belajar Mengembangkan Kreativitas Menjadi Peluang Usaha*
Materi disampaikan menggunakan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami oleh peserta. Materi yang diberikan meliputi pengertian ekonomi kreatif, karakteristik ekonomi kreatif, potensi ekonomi kreatif di lingkungan masyarakat, pentingnya inovasi produk, serta peluang pengembangan usaha berbasis kreativitas.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga dilengkapi dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pengalaman serta ide usaha yang dapat dikembangkan berdasarkan keterampilan dan sumber daya yang tersedia di lingkungan sekitar.
Melalui diskusi tersebut, peserta diajak untuk menghubungkan materi ekonomi kreatif dengan kondisi yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, peserta tidak hanya memahami ekonomi kreatif secara teori, tetapi juga mulai melihat bahwa aktivitas dan keterampilan sederhana dapat dikembangkan menjadi peluang usaha apabila memiliki inovasi, nilai tambah, dan strategi pemasaran yang tepat.
*Mendorong Kreativitas dan Nilai Tambah Produk*
Dalam pengembangan ekonomi kreatif, masyarakat tidak hanya membutuhkan kemampuan untuk menghasilkan suatu produk, tetapi juga perlu memahami kualitas produk, pengemasan, identitas produk, penentuan harga, serta cara memasarkan produk agar dapat menarik minat konsumen.
Oleh karena itu, kegiatan ini diharapkan dapat membantu ibu-ibu PKK dalam mengenali potensi dan keterampilan yang dimiliki serta memahami bagaimana kreativitas dan inovasi dapat digunakan untuk memberikan nilai tambah terhadap suatu produk.
Keaktifan peserta selama kegiatan menjadi salah satu indikator keberhasilan program. Antusiasme dalam mengikuti penyampaian materi, diskusi, dan tanya jawab menunjukkan adanya ketertarikan peserta terhadap materi yang diberikan. Peserta juga diharapkan mulai mampu mengidentifikasi keterampilan, bahan, maupun potensi lokal yang dapat dikembangkan menjadi produk atau kegiatan ekonomi kreatif.
*Membangun Peluang Ekonomi bagi Keluarga*
Program “Pengenalan Ekonomi Kreatif” memberikan manfaat berupa tambahan pengetahuan mengenai ekonomi kreatif serta meningkatkan kesadaran bahwa keterampilan dan kreativitas yang dimiliki dapat dikembangkan menjadi peluang usaha.
Bagi keluarga, pengembangan kegiatan ekonomi kreatif dapat menjadi salah satu alternatif kegiatan produktif yang berpotensi memberikan tambahan pendapatan apabila dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan. Sementara bagi masyarakat Desa Purworejo, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong munculnya berbagai ide kreatif dalam memanfaatkan potensi yang tersedia di lingkungan sekitar.
Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa KKN untuk berinteraksi secara langsung dengan masyarakat sekaligus memperoleh pengalaman dalam memberikan edukasi dan pemberdayaan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
*Mendorong Keberlanjutan Ekonomi Kreatif Desa*
Meskipun kegiatan ini masih berada pada tahap pengenalan, program tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi ibu-ibu PKK Desa Purworejo untuk lebih mengenali potensi yang dimiliki dan mengembangkannya menjadi kegiatan ekonomi produktif.
Keberlanjutan program dapat dilakukan melalui pelatihan dan pendampingan lebih lanjut, seperti pengembangan produk, pengemasan, pemasaran digital, pengelolaan keuangan sederhana, hingga pengembangan merek produk. Dukungan dari pemerintah desa dan PKK juga diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengembangkan kegiatan ekonomi kreatif secara berkelanjutan.
Melalui program “Pengenalan Ekonomi Kreatif kepada Ibu-Ibu PKK Desa Purworejo”, mahasiswa KKN UNISRI berharap masyarakat dapat semakin menyadari bahwa kreativitas, keterampilan, dan potensi yang ada di lingkungan sekitar dapat menjadi modal untuk menciptakan peluang ekonomi. Edukasi tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong masyarakat untuk lebih kreatif, produktif, dan mampu mengembangkan potensi desa guna mendukung kesejahteraan keluarga. (Ist/***)
