FOKUSJATENG.COM, KARANGANYAR – Wakil Bupati Karanganyar, Adhe Eliana, menunjukkan aksi nyata dengan turun langsung meninjau sejumlah titik bencana alam di Kecamatan Ngargoyoso pada Sabtu (21/02/2026). Langkah ini diambil merespons cuaca ekstrem yang memicu tanah longsor dan luapan air sungai di wilayah tersebut.
Pantau Korban Longsor dan Evakuasi Motor
Agenda pertama Wabup dimulai dengan mengunjungi lokasi tanah longsor yang memakan korban jiwa. Peristiwa tersebut mengakibatkan sepasang suami istri mengalami luka-luka dan kini tengah menjalani perawatan medis intensif.
Usai memastikan penanganan korban berjalan baik, Adhe Eliana bergegas menuju aliran Kalimas, tepat di bawah jalur Kemuning–Kadipekso. Di lokasi ini, sebuah sepeda motor Honda CBR merah milik warga Gondangmanis hanyut terseret arus saat hujan lebat mengguyur sore hari.
“Kami mengapresiasi kesigapan para relawan. Berkat kerja keras tim di lapangan, motor yang hanyut berhasil ditemukan sekitar 50 meter dari titik awal,” ujar Adhe di sela-sela peninjauan.
Lampu Indikator Jadi Penyelamat
Proses evakuasi motor tersebut tergolong unik. Menurut relawan kebencanaan, Agus Wahyu Nugroho, pencarian terbantu karena kondisi motor yang masih menyala saat terseret arus.
-
Jarak Penemuan: 50 meter dari lokasi awal.
-
Kondisi Medan: Arus deras dan air keruh akibat hujan.
-
Faktor Kunci: Lampu indikator motor yang masih “ON” memudahkan tim penyisir mendeteksi posisi kendaraan di dasar sungai.
Instruksi Khusus untuk DPUPR
Dari hasil pantauan lapangan, Adhe Eliana menyoroti infrastruktur gorong-gorong di bawah jalan Kemuning–Kadipekso yang dinilai sudah tidak memadai. Ia menduga kapasitas gorong-gorong saat ini kalah cepat dibandingkan debit air yang meningkat drastis saat hujan ekstrem.
Sebagai tindak lanjut, Wabup menegaskan akan segera mengambil langkah teknis:
-
Kajian Teknis: Memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) untuk mengevaluasi kapasitas gorong-gorong.
-
Mitigasi Aliran: Menganalisis pola intensitas air di Kalimas guna mencegah luapan serupa.
-
Prioritas Perbaikan: Jika hasil kajian menunjukkan ketidaklayakan, peningkatan kapasitas gorong-gorong akan menjadi prioritas kerja Pemkab Karanganyar.
Imbauan untuk Masyarakat
Mengingat potensi bencana hidrometeorologi yang masih tinggi di awal tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Karanganyar meminta warga untuk tetap waspada.
“Kami imbau masyarakat, terutama yang melintasi jalur rawan luapan air di wilayah pegunungan seperti Ngargoyoso, agar lebih berhati-hati saat hujan deras. Keselamatan adalah yang utama,” pungkasnya. ( bre )
