BPJS Kesehatan Cabang Boyolali Beri Penghargaan ke  Mitra FKTP dan FKRTL

Fokus Jateng-BOYOLALI,  – Peningkatan kualitas layanan terus dilakukan BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), diantaranya dengan mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas melalui pengelolaan fasilitas kesehatan (faskes ) yang efektif.

Salah satu faskes mitra BPJS Kesehatan Cabang Boyolali yakni drg. Ratih Paramita. Dimana, berkat pengelolaan faskes yang berkualitas, sejumlah penghargaan berhasil ia sabet.

Faskes itu antara lain;  Faskes Tingkat Pertama (FKTP) kategori Tempat Praktik Mandiri Dokter Gigi (TPMDG) memperoleh peringkat pertama terbaik tingkat Kantor Cabang Boyolali pada kegiatan Pertemuan Nasional Faskes Tahun 2025 yang diselenggarakan di Jakarta melalui zoom online, Jumat 10 Oktober 2025.

Ditemui seusai menerima penghargaan tersebut, Ratih yang merupakan dokter pimpinan TPMDG yang beroperasi di Karangdowo, Kabupaten Klaten ini menyatakan bahwa selama ini pihaknya konsisten dalam memberikan pelayanan kesehatan terhadap peserta JKN yang terdaftar pada FKTP miliknya. Menurutnya dengan terus menjaga mutu layanan secara otomatis akan dapat meningkatkan kepuasan pasien yang berkunjung ke FKTP miliknya.

“Saya konsisten dan mepertanggung jawabkan kewajiban saya dalam menerapkan janji layanan serta selalu berusaha memberikan pelayanan yang terbaik untuk peserta JKN. Saya ingin peserta JKN mendapatkan layanan kesehatan optimal saat berobat di faskes yang saya pimpin,” ujar Ratih.

Ratih juga menyampaikan rasa terima kasih atas penghargaan peringkat 1 faskes berkomitmen tingkat Kantor Cabang Boyolali yang telah ia peroleh. Dirinya pun tak segan menyatakan akan terus melanjutkan komitmen tersebut dan semakin meningkatkan pelayanan. Ia pun berharap agar Program JKN dapat terus berlangsung dan semakin memberikan manfaat untuk seluruh masyarakat Indonesia.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Boyolali, Deddy Febrianto menyampaikan bahwa penilaian faskes berkomitmen ini diharapkan dapat meningkatkan engagement fasilitas kesehatan guna membangun sinergi ekosistem JKN melalui  transformasi mutu layanan yang mudah, cepat dan setara kepada peserta JKN. Setelah dilakukan penilaian untuk seluruh fasilitas kesehatan di Indonesia khususnya wilayah Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Klaten melalui beberapa tahapan seleksi, kemudian diberikan apresiasi kepada Fasilitas Kesehatan berkomitmen Tingkat Cabang Boyolali meliputi  faskes Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL) Tipe B, C, D, Rumah Sakit Khusus, dan Klinik Utama. Tak lupa juga ada  FKTP seperti puskesmas, klinik pratama, Tempat Praktik Mandiri Dokter (TPMD), dan TPMDG.

“Setiap fasilitas kesehatan mitra kami telah berkomitmen dalam menerapkan janji layanan Program JKN. Untuk pemberian penghargaan ini telah melalui berbagai tahap seleksi yang sangat ketat dari tingkat kantor cabang hingga tingkat pusat. Beberapa yang menjadi poin penilaian yaitu performa atau kinerja faskes, komitmen dan dukungan fasilitas kesehatan dalam penyelenggaraan Program JKN, kontribusi dalam upaya pencegahan kecurangan, serta inovasi dan program unggulan,” jelas Deddy.

Deddy kemudian melanjutkan bahwa pemberian apresiasi kepada FKTP, FKRTL RS Khusus, dan Klinik Utama ini berdasarkan pada hasil seleksi dari tim penilai yang ditetapkan mutlak yakni internal BPJS Kesehatan Kantor Cabang Boyolali.

“Tentu dengan pemberian apresiasi penghargaan ini membuat kami bangga dan dapat menjadi contoh yang baik untuk seluruh fasilitas kesehatan di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Boyolali. Harapan kami semakin banyak fasilitas kesehatan yang meningkatkan kualitas layanan dan komitmen terhadap Program JKN,” ujar Deddy.

Deddy juga menjelaskan bahwa pengaruh dari komitmen  faskes ini sangat berdampak terhadap keberlangsungan Program JKN. Menurutnya, sangat erat kaitannya antara mutu pelayanan kesehatan dengan keberlangsungan Program JKN ke depannya, dengan mutu pelayanan yang meningkat tentu memberikan kepercayaan lebih kepada masyarakat untuk dalam memanfaatkan Program JKN.

“Dengan adanya peningkatan mutu layanan terutama di  faskes mo, hal tersebut langsung dirasakan oleh peserta JKN. Dampaknya tentu bisa meningkatkan kepuasan peserta JKN, karena bagaimanapun tujuan utama terselenggaranya Program JKN adalah memberikan perlindungan dan penjaminan layanan kesehatan yang terbaik bagi masyarakat Indonesia,” jelas Deddy. (Ist/**)