FOKUSJATENG.COM, KARANGANYAR – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Dinas Pertanian Perikanan dan Pangan (Dispertan PP) Kabupaten Karanganyar bergerak cepat memastikan keamanan konsumsi masyarakat. Pengawasan ketat dilakukan dengan menerjunkan puluhan petugas langsung ke seluruh kecamatan guna menjamin hewan kurban yang beredar benar-benar sehat dan layak konsumsi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispertan PP Karanganyar, Feriana Dwi Kurniawati, menegaskan bahwa kehadiran dinasnya berfokus pada pengawalan kesehatan hewan secara menyeluruh, mulai dari lapak penjualan hingga proses penyembelihan pada hari H.
“Setiap kecamatan kami siagakan satu sampai dua petugas, ditambah dukungan personel dari kantor pusat. Mereka bertugas melakukan pemantauan kesehatan hewan sekaligus pengawasan lalu lintas perdagangan hewan kurban,” ujar Feriana, Minggu (24/5).
Langkah proaktif ini diambil untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat Karanganyar agar hewan yang mereka beli memenuhi syarat syariat Islam sekaligus standar kesehatan pangan.
Hasil Pantauan Lapangan: Aman dari Penyakit Berbahaya
Berdasarkan hasil pemantauan awal di berbagai pasar hewan dan lapak penjualan yang mulai ramai, aktivitas perdagangan berjalan lancar. Rata-rata setiap lokasi menampung sekitar 20 hingga 30 ekor sapi maupun kambing.
Tim medik veteriner Dispertan PP Karanganyar yang memeriksa hewan secara langsung memastikan bahwa mayoritas hewan kurban dalam kondisi sehat. Petugas memang sempat menemukan beberapa ekor hewan yang tampak lemas, namun hal itu dipastikan bukan karena penyakit menular.
“Ada sebagian kecil yang terlihat kurang aktif atau agak lemas. Namun itu bukan karena penyakit kronis, melainkan efek kelelahan setelah perjalanan dan masih dalam proses adaptasi,” jelas perwakilan tim medik veteriner. Hingga saat ini, dinas menegaskan belum ditemukan indikasi penyakit berbahaya pada hewan kurban di Karanganyar.
Edukasi Masyarakat dan Prediksi Lonjakan Hewan Kurban
Tidak hanya memeriksa fisik hewan, kehadiran petugas Dispertan PP di lapangan juga bertujuan untuk memberikan edukasi langsung kepada calon pembeli. Masyarakat diimbau untuk jeli dalam memilih hewan kurban yang sehat dengan ciri-ciri:
-
Hewan tampak aktif dan responsif.
-
Sudah cukup umur (ditandai dengan kondisi gigi yang sudah tanggal atau poel).
-
Membeli dari pedagang tepercaya dengan kondisi kandang yang bersih.
Berkaca dari data tahun lalu, jumlah hewan kurban di Karanganyar diperkirakan sangat besar, mencapai 5.000 hingga 6.000 ekor sapi serta lebih dari 7.000 ekor kambing.
Imbauan untuk Panitia Kurban
Dispertan PP Karanganyar meminta kerja sama dari seluruh panitia kurban dan masyarakat untuk tetap waspada hingga hari penyembelihan.
“Kalau ada temuan hewan sakit saat proses penyembelihan, segera laporkan kepada petugas kecamatan. Kami akan lakukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan daging layak dikonsumsi atau tidak. Jika tidak layak, tentu tidak boleh dibagikan,” tegas perwakilan dinas, Fatur.
Dengan pengawasan ketat yang berlapis ini, Dispertan PP Karanganyar berkomitmen penuh mengawal pelaksanaan ibadah Iduladha 1447 H berjalan dengan aman, sehat, dan kondusif. ( drg/ bre )
