FOKUSJATENG.COM, KARANGANYAR – Suasana haru sekaligus penuh semangat mewarnai halaman Mapolres Karanganyar pada Kamis pagi. Ratusan warga Bumi Intanpari resmi diberangkatkan untuk kembali ke perantauan di Jakarta dalam program Arus Balik Mudik Lebaran 2026, sebuah inisiatif pelayanan publik dari Polres Karanganyar.
Program ini merupakan hasil kolaborasi apik antara Polres Karanganyar, Pemerintah Kabupaten Karanganyar, Baznas, serta berbagai instansi terkait sebagai wujud kepedulian terhadap warga pasca-perayaan Idulfitri di kampung halaman.
Keselamatan Jadi Prioritas Utama
Sebanyak 200 peserta diberangkatkan menggunakan 4 armada bus eksekutif. Guna menjamin keselamatan di jalan, panitia menerapkan standar operasional yang ketat sebelum roda bus berputar:
-
Cek Kesehatan: Seluruh penumpang dan pengemudi wajib menjalani pemeriksaan medis untuk memastikan kondisi fisik prima.
-
Ramp Check: Dinas Perhubungan melakukan uji kelayakan armada secara menyeluruh. Hasilnya, seluruh bus dinyatakan laik jalan dan memenuhi standar keamanan.
Apresiasi dari Perantau dan Pemerintah
Perwakilan Paguyuban Pagar Anyar (Paguyuban Warga Karanganyar), Bapak Sudirman Dirjo, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolres Karanganyar.
“Kami berterima kasih atas inisiatif dan kepedulian Kapolres yang telah memfasilitasi kami. Kami mohon doa restu agar perjalanan lancar dan kami sukses mengais rezeki di perantauan,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Bupati Karanganyar H. Robbert Kristanto turut mengungkapkan rasa syukurnya. Ia menilai langkah Kapolres ini sangat membantu meringankan beban ekonomi warga yang ingin kembali berjuang di ibu kota. Ia berharap rezeki yang didapat para perantau nantinya membawa berkah bagi keluarga di kampung halaman.
Pelepasan Simbolis
Puncak acara ditandai dengan prosesi pemberangkatan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Karanganyar, AKBP Arman Sahti. Dengan lambaian tangan dan doa, rombongan bus bergerak meninggalkan Karanganyar menuju Jakarta.
Program balik gratis ini bukan sekadar solusi transportasi, melainkan bukti nyata hadirnya sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan prima dan rasa aman bagi masyarakat. ( rls / bre )
