Ratusan anggota Pramuka Boyolali Bantu Kelancaran Arus Mudik Lebaran 2026

Pemberian lencana Tigor ke anggota Pramuka yang bertugas di Boyolali pada Selasa (17/3/2026) (Dok/Fokusjateng.com)

Fokus Jateng -BOYOLALI,-Pastikan kesiapan anggota Pramuka di sejumlah Posko Mudik tahun 2026, Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Boyolali melakukan monitoring ke Posko Mudik Terpadu maupun Posko Mandiri di Kwartir Ranting yang dilewati oleh pemudik dari berbagai daerah.

Usai apel monitoring di Sanggar Pramuka di Kemiri Kecamatan Mojosongo, para pengurus Kwarcab  melakukan pemantauan anggota Pramuka di enam titik posko mudik, yang pertama di Posko terpadu Pos siboba Polres Boyolali di jalan Pandanaran, Boyolali Kota.

“Di posko terpadu ini tim monitoring Kwarcab Boyolali diberikan penjelasan oleh petugas tentang peta arus lalu lintas mudik yang dilewati di Boyolali,” kata sekretaris Kwarcab Boyolali Joko Murjito. Selasa 17 Maret 2026.

Selanjutnya tim monitoring Kwarcab Boyolali memberikan bingkisan kepada anggota pramuka yang bertugas serta lencana tanda ikut gotong royong (Tigor) yang diberikan kepada anggota pramuka yang aktif bertugas dalam karya bhakti lebaran tahun 2026.

“Di Posko Siboba ini ada 20 anggota pramuka yang bertugas membantu kelancaran arus lalu lintas di sekitar jalan Pandanaran Boyolali kota,” kata Joko Murjito.

Salah satu anggota pramuka Aprilia

 Dwi. A (17), mengaku senang bisa ikut membantu menertibkan kelancaran arus lalu lintas mudik 2026.

“Senang, disini saya ikut membantu menertibkan kelancaran arus lalu lintas mudik 2026, saya sudah satu tahun ikut pramuka saka bhayangkara jadi sudah berani, Harapannya arus mudik bisa lancar dan tertib serta pemudik selamat sampai tujuannya,” ujar siswi kelas XI SMKN 1 Boyolali tersebut.

Salah satu posko mudik secara mandiri adalah posko mudik dari Kwarran Andong, yang berada di dekat pasar Andong.  Penanggung jawab posko mudik Andong, Kak Ahmad Muzamil, mengatakan, bahwa kwaran Andong melaksanakan instruksi dari kwarcab Boyolali untuk mengadakan karya bhakti Lebaran,

“Alhamdulilah kami dari kwarran Andong didukung sepenuhnya dari adik adik dewan kerja ranting (DKR) andong mendirikan posko mudik secara mandiri, karena yang menjadi patokan kami adalah semangat kami dalam membantu sesama demi kelancara arus mudik,” katanya.

 Dijelaskan pihaknya selalu  berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan pihak terkait dalam pelaksanaannya, mengingat titik fokus adalah di pengaturan jalan, namun juga ada bhakti sosial lainnya yang bersifat kemanusiaan.

“Di posko mudik kwarran Andong ini ada 30 personil anggota pramuka yang menjadi dua shift pagi dan siang.”

Sementara itu Pelaksana Humas Kwarcab Boyolali, Eksani, menambahkan sesuai instruksi pimpinan, bahwa Kwarcab Boyolali menerjunkan ratusan personil anggota pramuka penegak untuk membantu kelancaran arus mudik di sejumlah kwartir ranting yang ramai dilewati pemudik,

“Hari ini kami ada enam posko yang kami monitoring dimulai dari posko terpadu Siboba Boyolali Kota, posko mudik kwarran Cepogo, posko mudik terpadu Ampel, posko mudik terpadu Karanggede, posko mudik mandiri kwarran Andong dan posko mudik mandiri kwarran Simo,” paparnya.

Disebutkan bahwa disetiap posko sedikitnya ada 20 personil anggota pramuka penegak serta dibantu dewan kerja ranting (DKR) kwarran setempat dan para pembina dari kwarran, pantauan dilapangan anggota pramuka tetap semangat melaksanakan tugasnya, ada yang membantu penyebrangan jalan, hingga pengaturan arus lalu lintas meski mereka masih dalam keadaan berpuasa.

“Untuk itu kami membawa sejumlah bingkisan untuk mereka serta penghargaan lencana tigor sebagai peran serta aktif dalam karya bhakti lebaran tahun 2026 ini. Rencananya nanti mereka bergantian untuk bertugas di sejumlah posko hingga tanggal 28 Maret 2026 mendatang,” pungkasnya. ( ist/**)