FOKUSJATENG.COM, KARANGANYAR – Suasana khidmat menyelimuti Ruang Anthurium, Rumah Dinas Bupati Karanganyar pada Rabu (25/2). Organisasi istri Aparatur Sipil Negara (ASN), Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Karanganyar, resmi memulai babak baru melalui prosesi Serah Terima Jabatan (Sertijab) Ketua DWP.
Acara yang dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan daerah ini menandai pergantian kepemimpinan dari Ibu Endar Timotius kepada Ibu Arie Diana Kurniadi. Momen ini menjadi simbol kesinambungan organisasi dalam mendukung roda pemerintahan di Bumi Intanpari.
Pesan Haru dan Bangga dari Kepemimpinan Lama
Dalam sambutan perpisahannya, Ibu Endar Timotius tak mampu menyembunyikan rasa bangganya atas kekompakan para anggota selama ini. Beliau menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan yang ia terima selama menjabat.
“Terima kasih atas hubungan kekeluargaan yang begitu harmonis. Saya berharap DWP Karanganyar terus melaju, memberikan kontribusi nyata, dan semakin berdaya dalam memberdayakan perempuan di daerah kita,” ungkapnya tulus.
Sinergi untuk Peningkatan IPM
Penasehat DWP Kabupaten Karanganyar, dr. Farida Rober Christanto, M.K.M., memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi Ibu Endar. Ia juga menaruh harapan besar pada kepemimpinan Ibu Arie Diana Kurniadi agar mampu memperkuat kolaborasi lintas sektor.
Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Kurniadi Maulato, S.Sos., M.Si., menekankan bahwa DWP bukan sekadar organisasi sosial, melainkan mitra strategis pemerintah.
-
Inovasi & Kreativitas: DWP diharapkan melahirkan program kerja yang segar.
-
Sektor Prioritas: Fokus pada penguatan kesehatan, pendidikan, dan ekonomi.
-
Target Utama: Mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Karanganyar.
Melangkah ke Depan dengan Rapat Kerja
Setelah prosesi sertijab selesai, kegiatan langsung dilanjutkan dengan Rapat Kerja (Raker) DWP. Hal ini menunjukkan gerak cepat pengurus baru dalam menyusun agenda strategis setahun ke depan.
Dengan semangat kebersamaan yang baru, DWP Kabupaten Karanganyar optimis dapat menjadi organisasi yang lebih solid, adaptif, dan berdaya saing demi mewujudkan pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan. ( rls/ bre )
