Secercah Keindahan JKN, Menjadi Harapan Orang Tua Dina Jalani Kemoterapi

Fokus Jateng-BOYOLALI, – Perjuangan melawan kanker bukanlah perkara mudah, apalagi bila harus dijalani sambil tetap bekerja dan yang mengalami orang tua yang dicintai. Namun, bagi Dina Permata Sari, seorang berprofesi Guru, asal Boyolali, yang saat ini bertugas di SMA Negeri 1 Teras Kabupaten Boyolali, harapan menyala dan rasa optimis selalu ada untuk orang tercintanya. Dukungan dari keluarga, tenaga kesehatan, dan jaminan dari Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menjadi kunci semangatnya untuk terus bertahan dan selalu menemani orang tuanya dalam proses pengobatan.

Dina, sapaan akrabnya, orang tua Dina yaitu ibunya didiagnosis menderita kanker paru-paru stadium 4 pada tahun 2021. Sejak tahun 2021, Orang tua Dina yaitu ibunya mulai menjalani rangkaian pengobatan yang cukup panjang dan intens, dimulai dengan kemoterapi sejak saat itu.

”Selama menjalani kemoterapi ibu saya selalu menggunakan program JKN dari BPJS Kesehatan. Semua proses pengobatan ibu saya dari awal, termasuk pemeriksaan rutin, kemoterapi semuanya ditanggung,” tutur Dina, Kamis 12 Februari 2026.

Menurutnya, selama menemani orang tuanya khususnya ibunya menjalani perawatan di rumah sakit, Dina tidak merasakan ada kendala yang signifikan. Justru sebaliknya, pelayanan yang didapatkan saat ibunya dirawat sangat membantu dan kooperatif.

”Biasanya sebelum kemo, ibu saya selalu dicek dulu oleh perawat atau dokter. Jika obat kemo sudah tersedia, kami pasti akan langsung dikontak dan diberikan informasi, dan selama ini semuanya berjalan lancar sehingga kami tidak merasa khawatir akan proses perawatan khususnya ibu saya yang pada saat itu kami jalani,” jelasnya.

Dina juga merasa bahwa tanpa BPJS Kesehatan dirinya tidak akan bisa mendapatkan pengobatan yang menurutnya membutuhkan biaya yang sangat besar jika di hitung menggunakan biaya umum. Ia tidak bisa membayangkan ketika ibunda tercintanya harus menanggung biaya mulai dari pengobatan awal, pemeriksaan, kontrol, hingga mendapatkan tindakan untuk kanker yang diidap oleh ibunya tersebut.

”Baik dari rumah sakit maupun BPJS Kesehatan sangat responsif menanggapi keluhan yang saya hadapi. Saya sangat mengapresiasi pihak rumah sakit dan BPJS Kesehatan karena telah memberikan pengobatan yang cepat, mudah, dan setara,” ucapnya.

Dina menjelaskan bahwa kesadaran masyarakat Indonesia untuk bergabung dengan Program JKN sangat penting, sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Dengan harapan agar lebih banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya bergabung dengan Program JKN, Dina berpesan agar tidak hanya berpikir tentang diri sendiri, tetapi juga peduli terhadap kesehatan orang lain.

“Kita harus menyadari, terutama semua kalangan, untuk membayar iuran setiap bulannya. Karena itu dapat menciptakan subsidi silang dengan peserta lain yang kurang mampu untuk membantu biaya pengobatannya,” harap Dina.  (ist/**)