FOKUSJATENG.COM, KARANGANYAR – Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Sumanto, S.H., M.M., menggelar masa reses untuk menyerap aspirasi masyarakat dan jajaran perangkat desa di Kabupaten Karanganyar. Acara yang berlangsung di Resto Omah Joglo, Mranggen, Karanganyar Kota pada Kamis (12/2) ini menjadi momentum krusial bagi konsolidasi pembangunan daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Sumanto mencetuskan gagasan “Karanganyar Baru”. Tagline ini diharapkan menjadi pelecut semangat bagi seluruh elemen masyarakat untuk membawa perubahan positif dan kemajuan bagi Bumi Intanpari.
Fokus pada Infrastruktur dan Ekonomi Desa
Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Karanganyar, Ratri Listyowati, yang turut hadir mendampingi, menyatakan bahwa para Kepala Desa (Kades) sangat antusias mengonsultasikan pengembangan ekonomi dan infrastruktur.
Beberapa poin utama yang menjadi sorotan meliputi:
-
Koperasi Merah Putih: Sebagai upaya penguatan ekonomi kerakyatan di tingkat desa.
-
Usulan Infrastruktur: Percepatan pembangunan jalan dan fasilitas umum di desa-desa wilayah Karanganyar.
“Sebagai perwakilan dari Fraksi PDI Perjuangan di Komisi B, tugas kami adalah mengawal usulan para kepala desa ini agar benar-benar terealisasi dan dirasakan manfaatnya oleh warga,” tegas Ratri.
Solusi Inovatif Penanganan Sampah
Masalah lingkungan menjadi bahasan hangat dalam pertemuan tersebut. Bupati Karanganyar, Rober Christanto, menekankan bahwa problem sampah adalah “PR” terbesar Kabupaten Karanganyar saat ini yang memerlukan gerakan nyata, bukan sekadar slogan.
Merespons hal tersebut, Sumanto menawarkan solusi konkret melalui edukasi pemilahan sampah dari sumbernya (rumah tangga). Ia mengusulkan penyediaan kantong plastik berbeda warna untuk mempermudah pemilahan:
-
Plastik Merah, Hijau, dan Putih: Digunakan untuk membedakan jenis sampah seperti kardus, sampah organik (sisa makanan), dan sampah yang tidak dapat didaur ulang.
-
Stimulus Pemerintah: Sumanto menyarankan agar pemerintah daerah memfasilitasi ketersediaan kantong plastik baru ini di tingkat RT/RW sebagai langkah awal pembiasaan masyarakat.
“Masalah sampah ini harus dimulai dari rumah. Jika di rumah sudah dipilah, maka urusan di hilir akan jauh lebih ringan. Kita coba simulasikan di tingkat desa atau RW terlebih dahulu,” ujar Sumanto dalam arahannya.
Sinergi dan Gotong Royong
Bupati Rober Christanto mengapresiasi kehadiran Sumanto yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah. Ia berharap sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi terus kuat, terutama dalam mengawal isu ketahanan pangan dan pelestarian budaya.
“Gotong royong adalah kunci utama untuk meringankan beban tugas kita bersama dalam membangun Karanganyar,” pungkas Rober. ( bre )
