Fokus Jateng-BOYOLALI,- Anggota MPR RI/DPR RI, Didik Haryadi, melaksanakan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan. Sosialisasi yang berlangsung di Boyolali itu diikuti berbagai elemen masyarakat dan sejumlah komunitas sosial.
Ratusan peserta tampak antusias mengikuti sosialisasi itu yang berlangsung Minggu 8 Februari 2026. Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah komunitas sosial, di antaranya Relawan Cepat Tanggap Darurat, Peduli Anak Yatim Boyolali, Komunitas Boykot, serta komunitas sosial lainnya yang aktif dalam kegiatan kemasyarakatan.
Kegiatan ini juga menjadi ruang pertemuan antara wakil rakyat dan berbagai elemen masyarakat dalam suasana yang hangat dan inklusif. Kegiatan sosialisasi ini juga dimeriahkan oleh penampilan musik keroncong dari musisi jalanan.
Kehadiran musisi jalanan tersebut menjadi simbol kesetaraan antar elemen masyarakat. Sekaligus menggambarkan bahwa tidak ada sekat antara pejabat negara dan masyarakat.
Didik Haryadi menyampaikan, 4 Pilar Kebangsaan tersebut meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika. Pihaknya menekankan pentingnya pemahaman dan pengamalan 4 Pilar Kebangsaan tersebut.
“Empat Pilar Kebangsaan yang meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika ini sebagai landasan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” kata Didik dalam sosialisasi tersebut.
Kegiatan sosialisasi ini bertujuan mengatasi kemerosotan pemahaman nilai dasar, mencegah disintegrasi, serta membentuk karakter generasi muda yang unggul, berakhlak mulia dan toleran.
Didik juga meminta masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan. Masyarakat tetap solid ditengah berbagai dinamika yang terjadi saat ini.
Para peserta tampak mengikuti kegiatan sosialisasi dengan antusias dan terlibat aktif dalam diskusi. Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai kebangsaan dapat semakin membumi dan memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat. (ist/**)
