Tragedi Air Bah di Grojogan Sewu Karanganyar : Satu Pengunjung Tewas Terseret Arus

FOKUSJATENG.COM, KARANGANYAR  – Seorang pengunjung tempat wisata Grojogan Sewu, Tawangmangu, Karanganyar, ditemukan meninggal dunia setelah terseret air bah saat sedang bermain air di bawah jembatan pada Minggu (7/12/2025) siang. Korban, Wuri Fadila Nur Aini (23), warga Jojog, Pekalongan, Lampung Timur yang berdomisili di Kedung Jeruk, Mojogedang, Karanganyar, terseret arus hingga sekitar 3 kilometer dari lokasi awal.

Kejadian nahas ini dilaporkan terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Awalnya, korban bersama rombongan keluarga bermain air di bawah jembatan, mengira cuaca cerah dan kondisi air tenang.

“Awalnya korban bersama rombongan sedang bermain air di bawah jembatan, cuaca mendung dan keadaan air tenang. Tiba-tiba air bah datang sekitar pukul 12.30an Wib,” jelas Ari Mbunjun, salah satu petugas evakuasi yang terlibat dalam operasi tersebut.

Kronologi Kejadian

Menurut keterangan dari Relawan Rebon, terdapat lima orang yang terjebak saat air bah datang secara tiba-tiba akibat hujan deras di bagian hulu. Tiga orang berhasil menyelamatkan diri dengan berlari menjauhi arus, sementara dua orang terseret air.

“Satu orang berhasil selamat, namun satu orang lagi, saudari Wuri Fadila Nur Aini, terseret derasnya arus,” terang Ari.

Wuri ditemukan dalam kondisi meninggal dunia karena terseret arus yang sangat deras hingga sejauh kurang lebih 3 kilometer dari lokasi awal ia bermain.

Operasi Evakuasi Gabungan

Setelah laporan kehilangan diterima oleh petugas jaga pada pukul 13.54 WIB, tim gabungan segera dikerahkan menuju lokasi kejadian (TKP). Empat personel dari DAMKAR SATPOL PP Kabupaten Karanganyar berangkat pada pukul 13.56 WIB.

Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, di antaranya:

  • DAMKAR Karanganyar

  • BPBD Karanganyar

  • Polsek Tawangmangu

  • Koramil

  • Relawan Setempat

Pada pukul 14.28 WIB, tim evakuasi menerima laporan bahwa korban telah ditemukan. Jasad korban kemudian segera dibawa ke Puskesmas Tawangmangu, dan personel tiba di sana pukul 14.49 WIB.

“Kami menggunakan satu unit Avanza, dilengkapi dengan helm, sarung tangan, boot, dan tiga rompi pelampung untuk mendukung upaya evakuasi di lapangan,” tutup Ari Mbunjun.

Petugas mengimbau kepada seluruh pengunjung tempat wisata air untuk selalu waspada terhadap perubahan cuaca, terutama saat bermain di dekat sungai atau air terjun, karena air bah bisa datang tiba-tiba meskipun cuaca di lokasi terlihat cerah. ( bre )