PDIP Karanganyar Gelar Malam Tirakatan

Malam tirakatan DPC PDIP Karanganyar. (Suroto) (/Fokusjateng.com)

FOKUSJATENG – KARANGANYAR – hiruk pikuk menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan terasa di seluruh pojok pojok kampung wilayah Republik Indonesia. Salah satunya di kantor DPC PDIP karangayar dengang mengelar acara malam tirakatan HUT ke-74 RI.
Puncak acara ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Bagus Selo selaku Ketua DPC Partai Banteng moncong putih Karanganyar yang diberikan kepada kader partai tersebut.

Dalam gelaran event tersebut Bagus Selo menegaskan bahwa kader PDIP perjuangan harus mampu menjadi benteng penjaga Ideologi Pancasila yang menjadi dasar negara Republik Indonesia.

”Kader PDIP harus mampu menjadi ujung tombak dalam mempertahankan Pancasila sebagai ideologi Negara,” tegas Bagus Selo jum’ at malam (16/8).

Kader senior PDIP Karanganyar tersebut menjelaskan ada banyak cara untuk melestarikan dan mempertahankan Pancasila sebagai pondasi dasar bernegara dan bermasyarakat di Republik Indonesia.

”Salah satu cara yang efektif untuk mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara adalah lewat jalur pendidikan dengan memasukan kurikulum pendidikan kebangsaan dalam mata pelajaran sekelah di setiap jenjang pendidikan,” ujar Bagus Selo.

Selain itu jalur budaya juga menjadi salah satu media yang bagus untukenanamkan nilai nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat. “Jalur budaya juga merupakan media yang efektif untuk mengimplementasikan nilai nilai luhur Pancasila. Contohnya tradisi bersih desa yang sarat dengan rasa gotong royong dan guyub rukun warga masyarakat Indonesia,” tambah bagus Selo.

Sementara itu sekretaris DPC PDIP Karanganyar menambahkan bahwa tradisi bersih desa merupakan kekayaan intelektual bangsa Indonesia yang tak ternilai harganya.

“Tradisi bersih desa merupakan produk kebudayaan Indonesia, dan hal tersebut bisa kita patenkan menjadi hak kekayaan intelektual Bangsa Indonesia,” tegasnya.

Orang kedua di jajaran kepengurusan DPC PDIP ini memaparkan bahwa pada zaman pemerintahan presiden Megawati bersih desa pernah diusulkan menjadi Hak kekayaan Intelektual.

“Pada Zaman pemerintahan Ibu Megawati produk budaya lokal tersebut pernah diusulkan menjadi hak kekayaan Intelektual bangsa Indonesia, dan di Karanganyar bersih desa menjadi produk budaya yg dilindungi oleh perda,“ pungkasnya.

Gelaran event malam tirakatan ini juga dihadiri wakil Bupati Karanganyar H Rober Kristanto yang juga sekaligus kader militan PDIP.