FOKUS JATENG – KARANGANYAR – Membaca kadang bisa mengurasi rasa bosan saat menunggu antrean. Falsafah ini digunakan jajaran Satlantas Polres Karanganyar untuk mengobati rasa jenuh para pencari SIM yang sedang mengantre. Tak tanggung tangung, satlantas menambah fasilitas ruangan di gedung Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) SIM.
Hal ini hanya untuk demi kenyamanan masyarakat yang sedang antre menunggu pembuatan SIM. Di pojok ruangan, kini tersedia Perpustakaan SIM Polres Karanganyar, yang menyediakan berbagai buku bacaan bagi pengunjung Satpas SIM. Sembari menunggu namanya dipanggil untuk keperluan ujian praktik berkendara, foto ataupun menunggu menerima SIM-nya yang sudah jadi, pengunjung bisa membaca-baca buku yang ada di perpustakaan tersebut.
Secara resmi, fasilitas tersebut diresmikan penggunaannya oleh Kasatlantas AKP Ahdi Rizaliansyah pada Rabu 18. Dalam launching tersebut, perpustakaan itu hanya salah satu dari beberapa fasilitas yang akan ditambahkan ke Satpas SIM, demi kenyamanan masyarakat pembuat SIM. “Biar tidak jenuh menunggu. Sebab proses pembuatan SIM butuh waktu,” katanya.
Dikatakannya, selama ini pembuat SIM terkadang bosan, karena selama menunggu namanya dipanggil tidak bisa beraktivitas banyak. “Untuk membunuh bosan, paling bermain gadget. Dari situ, kami berinisiatif untuk membuat perpustakaan, agar selama menunggu pengunjung tidak bosan, juga bisa menambah wawasan dari buku yang dibacanya,” tuturnya.
Keberadaan perpustakaan tersebut juga bentuk kepedulian Satlantas terhadap rendahnya budaya literasi di kalangan masyarakat. “Harapannya, dari perpustakaan ini, bisa mendorong masyarakat agar gemar membaca,” lanjutnya.
Dia menambahkan, ada 130-an buku berbagai genre yang disiapkan di Perpustakaan SIM tersebut. Karena sebagai fasilitas penunjang di ruangan, maka pembaca tidak diperbolehkan membawa buku tersebut keluar ruangan.
