Kelompok 032 KKN PPM UNISRI Tanam Bibit Jagung Ketan, Dorong Pemanfaatan Lahan Produktif di Desa Geneng 

Oleh: Kelompok 032 Kerja Kuliah Nyata Pengabdian Pemberdayaan Masyarakat UNISRI Surakarta

Fokus Jateng -SRAGEN – Kelompok 032 Kerja Kuliah Nyata Pengabdian Pemberdayaan Masyarakat UNISRI melaksanakan kegiatan penanaman bibit jagung ketan sebagai salah satu upaya mendorong pemanfaatan potensi lahan dan mendukung kemandirian ekonomi Desa Geneng, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen. Kegiatan dilaksanakan di lahan kosong yang disediakan oleh Pemerintah Desa Geneng, tepatnya di belakang Balai Desa Geneng.

Kegiatan penanaman ini merupakan bagian dari program kerja Kelompok 032 KKN PPM UNISRI yang mengangkat tema “Penanaman Bibit Jagung Ketan sebagai Upaya Mewujudkan Kemandirian Ekonomi Desa Geneng.” Program tersebut dilaksanakan dengan memanfaatkan lahan yang sebelumnya belum digunakan secara optimal agar dapat menjadi lahan produktif.

Dalam pelaksanaannya, Kelompok 032 KKN PPM UNISRI bekerja sama dengan berbagai pihak di Desa Geneng. Kerja sama tersebut melibatkan perangkat Desa Geneng, warga setempat, serta anggota kelompok KKN. Kolaborasi dilakukan mulai dari persiapan lokasi hingga proses penanaman bibit jagung ketan.

Pemanfaatan lahan kosong menjadi salah satu perhatian dalam pelaksanaan program tersebut. Lahan yang berada di belakang Balai Desa Geneng dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai area budidaya tanaman pangan. Melalui kegiatan penanaman jagung ketan, lahan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi lingkungan dan masyarakat desa.

Jagung ketan dipilih sebagai tanaman yang dibudidayakan karena merupakan salah satu tanaman pangan yang dapat dikembangkan dan memiliki berbagai manfaat. Selain dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan, jagung ketan juga memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi produk olahan yang memiliki nilai tambah.

Kegiatan penanaman juga menjadi sarana bagi Kelompok 032 KKN PPM UNISRI untuk mendorong kesadaran mengenai pentingnya pemanfaatan sumber daya lokal. Pemanfaatan lahan secara produktif diharapkan dapat menjadi salah satu langkah sederhana dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus membuka peluang pengembangan kegiatan ekonomi berbasis potensi desa.

Selain memberikan manfaat bagi desa, kegiatan ini juga menjadi pengalaman bagi mahasiswa dalam melaksanakan program pemberdayaan masyarakat. Mahasiswa belajar melakukan koordinasi dan bekerja sama dengan pemerintah desa, serta masyarakat untuk melaksanakan kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi lingkungan setempat.

Keberlanjutan menjadi salah satu hal yang diperhatikan dalam kegiatan tersebut. Setelah proses penanaman selesai, tanaman jagung ketan diharapkan dapat terus dirawat dan dipantau oleh pihak desa, serta masyarakat setempat. Pemeliharaan yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan dapat mendukung pertumbuhan tanaman hingga masa panen.

Program penanaman bibit jagung ketan ini diharapkan tidak berhenti pada kegiatan penanaman saja. Hasil tanaman nantinya dapat menjadi salah satu potensi yang dikembangkan lebih lanjut, baik untuk memenuhi kebutuhan pangan maupun sebagai bahan pengembangan produk yang memiliki nilai ekonomi.

Melalui kegiatan tersebut, Kelompok 032 KKN PPM UNISRI berharap pemanfaatan lahan kosong di Desa Geneng dapat terus dikembangkan secara produktif dan berkelanjutan. Sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan dapat menjadi langkah positif dalam mengoptimalkan potensi lokal serta mendukung terwujudnya kemandirian ekonomi Desa Geneng.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Kelompok 032 KKN PPM Universitas Slamet Riyadi Surakarta. Kelompok ini terdiri atas 12 mahasiswa, yaitu Mita Dewi Andriani, Sekar Arum Kinasih, Yunandito Reynald Radmadana, Arimbi Cantika Dewi, Shofiyah Habibah, Destiva Nur’Aini, Desisca Laura Anggoro Putri, Yogi Pratama, Mentari Sandrina Al-Khalifi, Ningrum Atapukang, Adam Farid Hidayat, dan Nadia Pipit Safitri.
Keberadaan Kelompok KKN PPM 032 di Desa Geneng menjadi bagian dari pelaksanaan pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Melalui berbagai program kerja yang dilaksanakan, mahasiswa diharapkan dapat berkontribusi dalam mengembangkan potensi desa sekaligus memperoleh pengalaman dalam menerapkan pengetahuan dan keterampilan secara langsung di tengah masyarakat.